PSBB Transisi Bogor, Volume Kendaraan Diklaim Melonjak

by -

METROPOLITAN.id – Sejak PSBB Transisi diterapkan pada 27 Mei lalu, volume kendaraan di jalanan Kota Bogor disebut mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo mengklaim peningkatan volume kendaraan dari PSBB tahap III ke PSBB Transisi sebesar 25 persen.

“Ya jalanan sekarang sudah mulai ramai lagi. Kalau dikalkulasi kira-kira lonjakan bisa 20 sampai 25 persen penambahan volume kendaraan,” ujar Eko, Selasa (9/6).

Pria yang akrab disapa Danjen ini mengungkapkan, kenaikan volume kendaraan ini juga dampak dari berakhirnya Permenhub Nomor 25 tahun 2020 yang mengakibatkan kendaraan angkutan umum seperti AKDP dan AKAP kembali beroperasi secara normal.

Untuk itu, ia sudah memerintahkan pasukannya untuk mengatur lalu lintas dari pos pengaturan lalu lintas yang tersebar di 10 titik di Kota Bogor.

Baca Juga  Masih Ada Jembatan Reot di Kota Bogor

“Untuk ruas jalan yang kami pantau secara ketat adalah seputaran istana atau SSA, Empang, Yasmin, Bubulak dan Tol Borr,” jelas Danjen.

Data yang diterima Metropolitan.id, jumlah kendaraan yang terpantau di 10 titik cek poin Kota Bogor selama PSBB Transisi sejak 27 Mei-4 Juni, ada 736 ribu kendaraan yang melintas.

Lonjakan terjadi pada 31 Mei ke 1 Juni. Pada 31 Mei, jumlah kendaraan yang terpantau sebanyak 75 ribu dan meningkat menjadi 89 ribu pada 1 Juni.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas pada Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin menjelaskan, jika dibandingkan dengan waktu sembilan hari selama pelaksanaan PSBB tahap III yaitu pada 18 Mei sampai 26 Mei, maka jumlah kendaraan di Kota Bogor sekitar 540 ribu kendaraan.

Baca Juga  Serangan Geng Motor di Bogor Terekam CCTV Masjid, Begini Kesaksian Warga

“Data tersebut berdasarkan pemantauan di 10 titik cek poin dan simpang Ciawi menjadi yang terpadat,” ujarnya. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *