DLH Kota Bogor Libatkan PNS Budi Daya Maggot

by -

METROPOLITAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor berinisiatif men­gurangi sampah dari ling­kungan internal dengan budi daya maggot.

Di kantornya, di Jalan Pale­dang, Kecamatan Bogor Tengah, DLH memiliki Tem­pat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) yang tujuannya men­gurangi sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembu­angan Akhir Sampah (TPAS).

Meski hanya memanfaatkan lokasi halaman belakang kan­tor dinas TPS3R DLH Kota Bogor, DLH Kota Bogor sukses melakukan budi daya ini. Me­dia yang digunakan pun se­derhana, hanya menggunakan baskom sebagai tempat pem­besaran maggot.

Di belakang halaman itu juga terdapat rak bertingkat untuk meletakkan baskom yang be­risi ribuan maggot. Setiap hari, ribuan maggot diberikan pakan sekitar tiga kilogram sampah organik dalam satu baskom.

Kepala DLH Kota Bogor Denni Wismanto mengatakan, budi daya maggot dilakukan baru tahap penjajakan.

”Budi daya maggot di kantor kami baru tahap penjajakan. Tapi dalam beberapa minggu ini sudah dimulai kabid per­sampahan. Kami berharap nanti sampah organik bisa diolah di sini,” kata Denni, Rabu (22/7).

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bo­gor Dimas Tiko mengatakan, inisiasi awal mula budi daya maggot ketika melihat keber­hasilan budi daya maggot di TPS3R MBR dan Ciparigi 1 yang bisa mengurangi sampah sekitar 400 kilogram dalam satu hari dengan melakukan budi daya maggot.

”Berbeda dengan TPS3R yang ada di masyarakat dengan dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat, TPS3R DLH ber­basis Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi motor penggerak dan aktif turun langsung,” terangnya.

Dimas menjelaskan nantinya dari mulai pakan maggot yang bersumber dari sampah or­ganik akan didapat dari sam­pah organik karyawan DLH yang sudah dipilah dari rumah masing-masing dan dibawa ke kantor untuk diberi pakan kepada maggot.

Alur tersebut dilakukan se­bagai simulasi untuk nantinya bisa diaplikasikan di lingkup terkecil seperti tingkat RT atau kompleks sebagai strategi pengurangan sampah. (in/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *