Khotbah Salat Idul Adha Dipersingkat

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah mengeluarkan surat edaran terkait ketentuan protokol kesehatan yang harus diterapkan dalam pelaksanaan salat Idul Adha 2020 atau 1441 Hijriah pada 31 Juli 2020 nanti.

Ketentuan protokol kesehatan ini ditandatangani Bupati Bogor Ade Yasin per 24 Juli 2020 dan surat edaran dirilis pada Sabtu (15/7).

Surat edaran ini adalah surat edaran bersama bupati Bogor, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor.

”Diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan agar Idul Adha 2020 berlangsung aman dan tertib serta terjaga dari penularan Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupa­ten Bogor, Syarifah Sofiah.

Dalam surat edaran protokol kesehatan Idul Adha 2020 ini tertulis bahwa semua wilayah di Kabupaten Bogor boleh menggelar Salat Idul Adha namun harus disertai protokol kesehatan yang ketat.

Protokol kesehatan pelaksanaan kegiatan salat Idul Adha 2020 ini di antaranya; menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penera­pan protokol kesehatan di lokasi pelaksanaan salat Idul Adha.

Kemudian membersihkan dan melakukan disinfeksi pada lokasi pelaksanaan salat Idul Adha, membatasi jumlah pintu atau jalur masuk dan keluar lokasi pelaksanaan salat Idul Adha, guna memudahkan penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan.

Lalu menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun atau handsanitizer bagi jamaah di pintu atau jalur masuk dan keluar lokasi pelaksanaan salat Idul Adha, menyediakan alat pengecekan suhu di pintu masuk serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh jamaah. Apabila ditemukan jamaah dengan suhu tubuh di atas 37,5° C dalam dua kali pemeriksaan dengan interval waktu lima menit, maka jamaah tersebut tidak diperkenankan memasuki lokasi pelaksanaan salat Idul Adha. (rb/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *