Lemkapi Sebut Kasus Kombes RW Bersifat Pribadi

by -

METROPOLITAN.id – Kasus saling lapor Kombes RW dengan keluarga di Polsek Kelapa Gading, Polres Jakarta Utara pada Sabtu (25/7) sangat disayangkan.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolosian Indonesia (Lemkapi), Edi Saputra Hasibuan mengatakan, meski menjadi hak siapapun untuk melapor ke polisi, namun kasus ini harusnya dapat dimediasikan terlebih dahulu.

“Gak semua sedikit-sedikit melapor ke polisi walau itu hak,” ujar Edi, Senin (28/7)

Begitupun tidak boleh juga polisi menolak laporan warga sebatas bukti-buktinya ada. Namun begitu, polisi bisa mencoba untuk menyelesaikan persoalan dengan memediasikannya.

Namun, mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini meyayangkan opini yang muncul dikait-kaitkan dengan satuan kerja dimana Kombes RW bertugas.

Baca Juga  Polda NTT Tangkap Dua Muncikari

Padahal, tidak ada keterkaitan antara dugaan peristiwa pidana seseorang dengan tempat dimana seseorang bertugas.

“Mungkin karena faktor kebetulan aja dan tak bisa kita kait-kaitkan dengan satuan kerjanya,” ujar Edi.

“Siapa saja dapat melakukan kesalahan,” sambungnya.

Sebaiknya, jika kasus Kombes RW dan keluarga yang saling lapor tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, semua pihak sebaiknya hanya fokus dengan peristiwanya saja dan tidak melebar kemana-mana. Karena menurut Edi, tidak ada korelasinya jika dikait-kaitkan.

Sebelumnya, istri Kombes RW terlebih dahulu melaporkan dugaan penganiayaan suaminya, Kombes RW pada Sabtu 25 Juli 2020 di Polsek Kelapa Gading, Polres Jakarta Utara.

Keesokan harinya giliran Kombes RW yang melaporkan istrinya dalam kasus KekerasaN Dalam Rumah Tangga (KDRT). (*/fin)

Baca Juga  Istriku Kabur Dari Rumah Karena PIL (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *