Pemilik Percetakan Jadi Tersangka Korupsi Dana BOS di Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menetapkan pemilik percetakan, JRR, sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD se-Kota Bogor, Senin (13/7) malam.

Penetapan tersangka ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor setelah melakukan pemeriksaan terhadap 40 orang lebih saksi yang dilakukan sejak 2017 silam.

JRR merupakan kontraktor pengadaan soal untuk kegiatan ujian di SD se-Kota Bogor, yaitu ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian try out dan ujian kenaikan kelas.

“Berdasarkan hasil perhitungan inspektorat jendral pendidikan dan kebudayaan di jakarta diketahui kerugian negara mencapai Rp17 miliar,” kata Kepala Kejari Kota Bogor, Bambang Sutrisna, Senin (13/7) malam.

Saat ini, JRR ditahan di Lapas Paledang, Kota Bogor, setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih 8 jam. Tersangka dituntut Pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 2019 tentang pemberantsan tindak pidana korupsi (tipikor) dan pasal 2, pasal 3 , pasal 5, pasal 3 junto 18 junto 55 KUHP dengan tuntutan kurungan maksimal 20 tahun.

Modus operandi yang digunakan tersangka berupa kerjasama dengan pihak Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD se-Kota Bogor untuk pengadaan soal selama periode tahun ajaran 2017 hingga 2019.

Padahal seharusnya, pengadaan soal ujian tersebut dikelola oleh dewan sekolah dan komite menggunakan uang dana BOS.

Tetapi pihak sekolah malah memungut biaya sebesar Rp27.500 kepada setiap siswa.

“Kami sampai saat ini tetap berupaya mengungkap siapa pelaku utamanya dan penetapan tersangka ini untuk memberi pembelajaran agar dana BOS digunakan untuk rakyat miskin,” ujar Bambang. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *