Pilkada Cianjur Masuk Peta Kategori Kerawanan Sedang

by -

METROPOLITAN – Kordiv Pengawasan Bawaslu RI Mochamad Afifudin mengatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 2020 masuk katagori kerawanan sedang. Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan Bawaslu RI setelah masuk masa Pandemi covid-19.”Kabupaten Cianjur ini saya melihatnya sedang, rendah tidak dan tinggi tidak,” ujar M Afifudin.

Afifudin mengatakan, saat ini daerah yang sedang menyelenggarakan pilkada serentak sedang masuk tahap verifikasi faktual bakal calon perseorangan.

Afifudin mendapat laporan selama empat hari berjalan, laporan verifikasi faktual dari lapangan persentasenya 60:40.

“Kalau tadi updatenya hampir 60:40 formasinya sementara ini jadi 60 persen memenuhi syarat dan 40 persennya tidak memenuhi syarat,” kata Afifudin.

Namun, kata Afifudin, prosesnya masih berjalan sehingga masih ada waktu beberapa hari lagi ke depan untuk mendata.

Ia mengatakan, peninjauan verifikasi faktual dilakukan untuk meninjau daerah ada yang ada calon perseorangannya dan memastikan apakah pengawasan verifikasi faktual ini berjalan atau tidak.

Menurutnya, beban pengawasan bertambah karena saat ini proses tahapan pilkada berlangsung dalam suasana pandemi covid-19.

“Pengawas harus mematuhi protokol kesehatan maka yang pertama kami sampaikan dan harapkan adalah mengingatkan dan mengantisipasi agar segala aktivitas yang sifatnya tatap muka pertemuan antara petugas dengan pemilih itu memperhatikan protokol kesehatan,” katanya. (Tribunjabar/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *