Polres Bogor Ringkus Pemesan Tembakau Gorila dari Belanda

by -

METROPOLITAN – Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Pol­res Bogor berhasil mengga­galkan penyelundupan tem­bakau gorila dan mengungkap produksi rumahan narkotika jenis tembakau sintetis yang dijual secara online.

Kepala Seksi Patroli dan Ope­rasi I Bea Cukai Soetta, Anton, mengungkapkan, penindakan berawal dari hasil pemeriksa­an petugas Bea Cukai terhadap barang kiriman yang tiba di salah satu gudang Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dari Belan­da dan ditujukan pada alamat pengirim di Bogor.

Petugas mendapati di da­lamnya terdapat bahan kimia berupa serbuk berwarna pu­tih dengan berat bruto 53 gram. ”Setelah dilakukan pengujian laboratorium, serbuk putih yang kami dapati menunjuk­kan hasil positif narkotika jenis FUB-AMB atau lebih dikenal di kalangan masyara­kat dengan sebutan tembakau gorila alias ganja sintetis,” ujar Anton.

Ia melanjutkan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan tim dari Polres Bogor untuk pengembangan kasus. Polres Bogor lalu meringkus dua penerima barang dan satu orang sebagai pemesan barang sekaligus pembuat tembakau sintetis yang ke­mudian ditetapkan sebagai tersangka. Ada pun barang bukti tambahan yang dicegah yaitu 54 gram biang tembakau sintetis dan 5 kilogram tem­bakau sintetis siap edar.

”Pengakuan dari tersangka, bahan narkotika yang me­reka pesan secara daring dari Belanda akan digunakan untuk meracik ulang dan memproduksi tembakau sin­tetis ini, lalu kemudian diedar­kan untuk dijual,” jelas Ka­polres Bogor, AKBP Roland Ronaldy. Anton menyampai­kan, keberhasilan ini meru­pakan wujud dari sinergi yang kuat dan koordinasi yang tak henti-hentinya antara Bea Cukai dan Polri demi melin­dungi masyarakat dari dam­pak buruk obat-obatan terla­rang yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa. (war/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *