Sudah 7 Hari Sungai Cileungsi Bau Lagi

by -

METROPOLITAN – Air di Sungai Cileungsi kembali ter­cemar. Kondisi ini terjadi dalam sepekan terakhir. Air berwarna hitam, berbuih dan menimbulkan bau tak sedap sampai ke permukiman war­ga Desa Bojongkulur, Keca­matan Gunungputri, Kabu­paten Bogor. Berdasarkan informasi, kondisi pencema­ran air masih mengalir di sungai tersebut.

Di tiap wilayah dampaknya pun berbeda. Komunitas Pen­cinta Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) menyebut di wilayah Jembatan WIKA kon­disi air masih terlihat bagus meskipun sedikit mengeluar­kan aroma tak sedap. Belum lagi di wilayah Cikuda, warna airnya masih normal seperti biasa tapi aroma serupa di Jembatan Wika tercium di sana. “Curug Parigi, Desa Ci­angsana, hitam berbau dan berbuih. Lokasinya di seberang Bantargebang, Bekasi,” kata Ketua KP2C Puarman. Ia me­nilai kondisi tersebut nantinya akan membuat masyarakat di hilir Sungai Cileungsi ramai membicarakan kondisi yang berulang kali terjadi ini. “Ini sudah terjadi selama seming­gu terakhir ini. Berbau dan berbuih. Hampir mirip tahun lalu yang membuat air sungai hitam,” ungkapnya. Puarman mengimbau Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Bogor lebih bijak memberi pemahaman kepada semua pihak, termasuk masyarakat di berbagai wi­layah. Seperti hasil lab peng­ecekan peristiwa pecemaran sungai dapat diumumkan kepada masyarakat. Sehingga nantinya masyarakat lebih paham terkait kondisi sung­ai sebelum dan situasi yang akan terjadi seperti ini. “Ma­syarakat bisa mencegah penyebaran lebih luas nanti­nya kalau sudah paham. Di titik mana saja itu harus diu­mumkan. Kami mohon akses seperti ini kepada pemkab,” pintanya. (reg/rb/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *