2 Juta UMKM Dapat Bantuan Modal Rp2,4 Juta

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Provinsi Jawa Barat (Pem­prov Jabar) menargetkan dua juta pelaku UMKM di Jabar dapat menyerap bantuan dari pemerintah pusat berupa ban­tuan modal usaha untuk men­gatasi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar Kusmana Hartadji me­nyebut saat ini pemerintah di tingkat kota dan kabupaten tengah membuka pendaftaran UMKM calon penerima ban­tuan tersebut.

”Syaratnya, pelaku usaha mikro dengan adanya SKU (Surat Keterangan Usaha, red), tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kemudian usahanya mandiri dan produk­tif. Walaupun punya tabungan di bank, saldo tidak lebih dari Rp2 juta,” kata Kusmana, Rabu (12/8).

Kusmana mengatakan, jum­lah UMKM di kota dan kabu­paten di Jabar sudah lumayan banyak. Pihaknya pun masih menunggu dari setiap dinas terkait di kabupaten kota menge­nai data penerimanya.

”Untuk pendaftaran sendiri, kalau di surat edaran kemen­terian, pendaftaran sampai akhir September. Tapi beberapa ka­bupaten dan kota membatasi pendaftaran sampai akhir Agustus,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo men­gatakan, pemerintah segera memberikan bantuan sosial produktif kepada UMKM dan pekerja swasta peserta BPJS Ketenagakerjaan.

”Kami akan mengeluarkan yang namanya bansos produk­tif, ini untuk UKM, akan dibe­rikan kepada 13 juta usaha mikro usaha kecil, kita berikan bantuan modal kerja darurat sebesar Rp2.400.000,” tandas­nya. (tib/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *