8.786 Pelajar Terbebani Belajar Daring

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pem­kot) Bogor mencatat ada 8.786 siswa tidak mampu yang membutuhkan bantuan kuota internet dalam mengikuti program Pembela­jaran Jarak Jauh (PJJ). Mereka semuanya tersebar merata di enam kecamatan yang ada di Kota Hujan.

Berdasarkan data yang dihimpun ting­kat kecamatan se-Kota Bogor, 8.786 siswa itu terdiri dari pelajar tingkat SD hingga SMA atau sederajat. Dengan rincian 1.761 dari warga Bogor Utara, 1.743 warga Bogor Selatan, 1.603 warga Tanahsareal, 1.544 warga Bogor Barat, 1.084 warga Bogor Tengah dan 1.051 warga Bogor Timur.

Nantinya, berdasarkan data ini, Pemkot Bogor akan me­nyediakan wifi gratis bagi mereka untuk bisa tetap mengikuti program PJJ. Di mana Pemkot Bogor sendiri sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 miliar untuk pengadaan wifi gratis di 900 titik yang ada di Kota Bogor.

Baca Juga  Keren, Anggota TNI di Bogor Bantu Siswa Kerjakan Tugas, Sediakan Wifi Gratis Juga

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin, menyebut dari data ini nanti­nya akan menjadi landasan dalam penempatan wifi publik gratis. ”Tentunya data ini akan sangat bermanfaat untuk me­nentukan titik wifi sehingga lebih tepat sasaran,” kata Fah­rudin, kemarin.

Sementara itu, Camat Bo­gor Selatan Hidayatulloh mengungkapkan dari 191 RW yang ada di Kecamatan Bo­gor Selatan, titik pemasangan wifi publik gratis akan di­tempatkan di 210 titik. ”Jadi kan kebutuhan tiap kelura­han itu beda-beda. Contoh­nya di Rancamaya itu kita perkirakan akan ditempatkan 27 titik di sepuluh RW. Ini melihat dari jumlah pelajar yang ada di sana,” jelas Hi­dayatulloh.

Nantinya, menurut Hoday­atulloh, dalam pelaksanaan teknisnya, pihaknya akan menggerakkan para karang taruna di wilayah sebagai tim pemantau. ”Kalau personel guru itu kan terbatas, begitu­pun dengan personel di ke­camatan. Makanya kami akan melibatkan karang taruna. Nanti mereka itu yang jaga titik-titiknya,” ucapnya.

Baca Juga  Ini Jawaban Pemerintah soal Internet Gratis Tidak Bisa Diakses Pelajar di Bogor

Hidayatulloh sendiri menga­ku timnya saat ini tengah melakukan pendataan ter­hadap siswa/i yang tidak me­miliki gawai. Data tersebut nantinya akan disampaikan ke wali kota sebagai pedoman dalam pelaksanaan bantuan Bogor Jaga Asa.

”Jadi nanti dari bantuan Bogor Jaga Asa, para pelajar yang tidak memiliki gawai bisa mendapatkan bantuan. Walaupun hp bekas, setidaknya bisa digunakan untuk belajar selama diberlakukannya sis­tem PJJ,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemkot Bogor sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 miliar untuk pengadaan wifi gratis di 900 titik yang ada di Kota Bogor. Pengadaan wifi gratis ini rencananya akan dimasuk­kan anggaran pergeseran Covid-19. ”Kita anggarkan Insya Allah di pergeseran APBD koneksi wifi untuk sekitar 900 titik,” singkat Wali Kota Bogor Bima Arya. (dil/c/rez/run)

Baca Juga  Pemkot Bogor Batal Anggarkan Dana Bantuan Internet Gratis, Tapi...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *