Aklamasi, Wanhai Nakhodai DPD Partai Golkar

by -

METROPOLITAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabu­paten Bogor menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X di tempat pengungsian korban ben­cana di Desa Cileuksa, Ke­camatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Jumat (7/8).

Hadir dalam acara ini, Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Ade Barkah Surahman, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan perwakilan partai politik, seperti Partai Demokrat, PPP, Gerindra, PKS, PDIP, PKB dan PAN.

Dalam musda tersebut, Wawan Haikal Kurdi alias Wanhai terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bo­gor periode 2020-2025, sete­lah rivalnya Nur Amin men­gundurkan diri jelang Musda akan digelar. ­

Rasa syukur datang dari ke­tua terpilih DPD Golkar Ka­bupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi. Ia mengapresiasi se­tinggi-tingginya kepada pe­serta Musda X Partai Golkar Kabupaten Bogor yang telah menetapkan dirinya sebagai ketua yang baru.

Saya berharap semua pangli­ma Partai Golkar bisa be­kerja bersama-sama untuk memenangkan Partai Golkar dalam kontestasi politik yang akan dihadapi Partai Golkar Kabupaten Bogor. Saya juga berjanji akan menyelesaikan susunan kepengurusan,” ka­tanya.

Senada, Ketua Demisioner periode 2015-2020, Ade Ru­handi alias Jaro Ade, men­gungkapkan, ada arahan dari Golkar Jawa Barat agar kegiatan dilakukan di wilayah bencana. Sebelum penen­tuan lokasi acara di sekitar hunian sementara (huntara) di Cileuksa, panitia sempat mengajukan tiga kecamatan lain yang juga berbarengan terdampak bencana awal 2020. ”Saat itu panitia menyodorkan lokasi di Kecamatan Cigudeg, Nanggung, Jasinga dan Suka­jaya. Mereka memilih Sukajaya dan kebetulan Desa Cileuksa,” katanya.

Mantan ketua DPRD Kabu­paten Bogor itu menjelaskan, pada Musda X ditetapkan Ketua baru DPD II Golkar Kabupaten Bogor, yakni Wa­wan Haikal Kurdi. Setelah Nur Amin legawa mendukung Wawan Haikal Kurdi untuk maju di Musda.

Mengenai diisukannya Nur Amin yang keluar dari partai berlogo pohon beringin, Jaro Ade buru-buru menipis isu miring tersebut. Menurutnya, itu hanya dinamika di kegia­tan musda ataupun munas. ”Kalau ada yang kecewa itu wajar dan manusiawi, tetapi tentu akhirnya persetujuan,” bebernya.

Ia berharap pimpinan baru Golkar Kabupaten Bogor bisa kembali mencetak seja­rah bahwa partai berlambang pohon beringin ini bisa men­jadi pemenang pada pemilu nanti. ”Insya Allah yang me­megang rekomendasi rege­nerasi saya adalah Bung Wa­wan, Sekretarisnya Bung Aan dan bendahara Bung Hengky,” katanya. (ads/c/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *