Awas! Geng Motor Rekrut Anggota Baru

by -

Usai meresahkan warga Perumahan Bogor Nirwana Residence, Kecamatan Bogor Selatan, karena aksinya yang kerap ugal-ugalan serta penjarahan di salah satu bengkel, Unit Jatanras bersama Polsek Bogor Selatan akhirnya meringkus 15 anggota geng motor Moonraker di tempat persembunyiannya. Dari tangan geng motor itu, polisi mengamankan tiga senjata tajam berupa dua bilah celurit dan satu bilah golok.

DALAM aksinya, geng mo­tor Moonraker ini mengambil beberapa onderdil motor, oli dan helm di bengkel tersebut. Mereka pun digelandang ke Mako Polresta Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat. Sete­lah dilakukan pemeriksaan, akhirnya kepolisian mene­tapkan tiga orang sebagai tersangka.

”Ada 15 orang yang kami amankan beserta tiga barang bukti berupa senjata tajam. Berdasarkan alat bukti kami tetapkan tiga orang sebagai tersangka,” terang Kasat Re­skrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik, Selasa (4/8).

Firman menduga saat ini tengah ada penerimaan ang­gota baru geng motor untuk menunjukkan eksistensi geng motor tersebut. Terlebih, bela­kangan ini terjadi aksi geng motor di wilayah hukum Kota Bogor. “Menurut kami saat ini geng motor tengah membuka penerimaan ang­gota baru ya, karena mereka sedang banyak keluar,” pa­parnya.

Dengan maraknya aksi geng motor tersebut, Firman mengimbau orang tua men­jaga anak-anaknya agar tidak terlibat dengan keberadaan geng motor tersebut. ”Ke­pada orang tua yang memi­liki anak remaja harus diing­atkan agar tidak terlibat hal-hal seperti ini,” ungkapnya.

Firman menerangkan, dari 15 orang yang diamankan, 3 di antaranya ditetapkan se­bagai tersangka. ”Sebenarnya yang kita amankan totalnya ada 15 orang untuk semen­tara. Tapi yang bisa kita tetap­kan sebagai tersangka berda­sarkan alat bukti dan petunjuk yang ada kita tetapkan tiga tersangka,” sambungnya.

Firman membenarkan tiga orang yang ditetapkan seba­gai tersangka merupakan anggota geng motor Moon­raker. Para tersangka juga mengakui kalau mereka sudah melakukan tindakan seperti ini sejak lama. Unit Reskrim Polresta Bogor Kota kini tengah mengejar empat orang yang diduga sebagai dalang utama tindakan anarkis geng motor.

”Berdasarkan alat bukti dan petunjuk yang ada, kita tetap­kan tiga tersangka. Tapi ada empat orang yang masih DPO yang diduga sebagai pelaku utama,” katanya.

Firman mengaku sudah mengantongi empat nama orang yang kini sedang diburu hasil pemeriksaan terhadap 15 anggota yang diamankan. Meski belum bisa menjabar­kan secara detail, Firman mengatakan kalau anggota geng motor ini merupakan anggota lama. ”Mereka sudah lama jadi anggota Moonraker. Kalau yang kita lepaskan ke­marin itu mereka hanya ikut-ikutan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, kepolisian menduga maraknya aksi ke­kerasan dan anarkis yang dilakukan geng motor meru­pakan bentuk penerimaan anggota baru. ”Menurut kami ini salah satu bentuk peneri­maan anggota baru ya,” be­bernya.

Sementara itu, pasca-ter­jadinya tindakan penjarahan dan kekerasan oleh geng mo­tor di kawasan BNR, pihak Kecamatan Bogor Selatan mulai menggalakkan siskam­ling.

Lalu, Camat Bogor Selatan, Hidayatullah, mengungkapkan, siskamling yang dilakukan di seluruh Kecamatan Bogor Selatan bekerja sama dengan kepolisian dan TNI. ”Ya, ini memang menjadi atensi khu­sus kami, karena keberadaan mereka sangat meresahkan, maka kami akan menggalak­kan lagi siskamling,” katanya.

Menurutnya, wilayah yang menjadi atensi khusus untuk dipantau di antaranya wi­layah yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Yakni, wi­layah Mulyaharja dan BNR. ”Ya wilayah perbatasan itu kan menjadi pintu masuk mereka, jadi kami jaga di sana,” ujarnya.

Selain itu, wilayah di Keca­matan Bogor Selatan yang masih minim penerangan diduga menjadikan Kecama­tan Bogor Selatan sebagai titik terjadinya tindak kejaha­tan. Maka dari itu, pihaknya sudah mengajukan pema­sangan PJU ke pihak Dispe­rumkim. ”Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua ruas jalan bisa diterangi ya untuk meminimalisasi tindak kejahatan juga,” pungkasnya. (dil/c/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *