Bayar Pajak, Jalan Wisata Sukamakmur kok Masih Jelek?

by -

METROPOLITAN – Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menjadi magnet wisata baru. Setiap akhir pekan, kawasan berhawa sejuk itu selalu diserbu wisatawan. Namun, banyaknya potensi wisata Sukamakmur, Kabupaten Bogor, tidak ditunjang infrastruktur jalan yang mumpuni.

Bagi para wisatawan yang berlibur ke kawasan timur Kabupaten Bogor itu, dipastikan dihadapkan dengan jalan sempit, jalan ambles, jalan rusak, jalan bergelombang juga jalan berlubang. Seperti infrastruktur jalan menuju wisata Vila Khayangan, Curug Ciherang dan Curug Cipamingkis. Bagi yang ingin ke sana, diperlukan skill berkendara yang mumpuni. Jika tidak, bisa celaka. Setelah dihitung, ada sembilan titik rawan kecelakaan akibat infrasrtuktur jalan yang rusak.

Hal itu pun menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Mengingat para pengusaha wisata di sana rutin membayar pajak, namun jalan rusak. “Kemarin itu kita perbaiki sendiri bersama pengelola Curug Cipamingkis juga Curug Ciherang. Ada beberapa yang kita perbaiki,” ujar Owner Vila Khayangan, Arifin.

Sementara itu, salah seorang pengunjung wisata di Sukamakmur, Restu Pangestika (21), menyebut infrastruktur jalan sangat buruk untuk menuju lokasi wisata. “Wisatanya bagus-bagus cuma akses jalannya buruk sekali. Sangat disayangkan,” kata wisatawan asal Kota Bekasi itu.

Baca Juga  Melongok Taman Baca Katar Temu Remaja XII Kampung Cikuda

Sementara itu, Kepala UPT Pajak Daerah Kelas A Jonggol, Herry Giananta, mengaku bahwa sejumlah tempat wisata di Sukamakmur sudah membayar pajak. Namun, ia menyebut kondisi jalan cukup memprihatinkan. “Vila Khayangan bayar pajak. Jalannya memang rusak. Karena sudah bayar pajak seharusnya ada peran pemerintah di sana untuk memperbaiki aksesnya. Dengan jalan bagus, wisatawan banyak, pendapatan wisata meningkat, pajak yang masuk juga meningkat,” pungkasnya. (all/rb/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *