Bentuk Komunitas, Jadi Pengajar Sukarela di Panti Asuhan

by -

“Give a little help a lot!” Itulah slogan dari Komunitas Pantigoceng yang didirikan  pada 23 Juli 2019.

PANTIGOCENG merupa­kan komunitas yang digagas dua mahasiswa IPB Univer­sity. Keduanya adalah Ha­bibul Fuadi Hanif dari De­partemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB), Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) dan Hanif Anshary Nasution dari Departemen Ilmu Pro­duksi dan Teknologi Peterna­kan (IPTP), Fakultas Peterna­kan.

Komunitas ini hadir berkat keresahan keduanya ketika datang ke sebuah panti asu­han di sekitar Kampus IPB University di Dramaga, Bogor.

Hanif menceritakan, kere­sahan ini dirasakan ketika Habibul atau biasa dipanggil Bang Bibul diajak temannya berkunjung ke Panti Putri Bunda di belakang Kampus IPB Dramaga.

Ketika melihat sekilas, kon­disi panti ini terbilang cukup bagus dan layak huni dengan bangunan dan fasilitas yang mencukupi. “Namun sayang, anak-anak penghuni panti ini masih kurang dari sisi motivasi untuk membangun impian masa depan,” kata Hanif.

Menurutnya, kebanyakan kondisi panti di daerah Bo­gor terbilang layak huni dan bisa dibilang tercukupi ke­butuhan pokoknya. Terdapat pengurus panti yang sangat mengayomi. Bahkan di be­berapa panti ada donatur tetap setiap bulannya yang menyumbangkan sejumlah uang/kebutuhan pokok, baik perseorangan maupun kelom­pok. “Kondisi ini patut di­syukuri, namun ada hal penting yang dirasa masih belum dimiliki adik-adik di panti-panti yaitu semangat dalam menentukan impian­nya,” ujarnya.

Menurut Hanif, fasilitas yang memadai dengan kon­disi keuangan yang berke­cukupan ternyata tidak men­jadi tolok ukur bahagia dan semangatnya adik-adik panti. Terbatasnya wawasan, soft skill dan pengetahuan mereka dalam lingkungan panti asuhan menggerakkan Hanif dan Habibul untuk bisa membantu dalam me­ningkatkannya.

Terlebih sebagai mahasiswa, tentu senang bisa berbagi pengetahuan dan semangat belajar mengejar impian ke­pada adik-adik di panti asu­han.

”Dari kondisi ini, kami me­rancang bagaimana komu­nitas ini bergerak dan peran apa yang akan dilakukan dalam membantu adik-adik panti. Terhitung ada 500 pendaftar yang mengisi for­mulir untuk menjadi ang­gota komunitas dan akhirnya terpilihlah 56 pengurus Komu­nitas PantiGoceng,” ungkap­nya.

Relawan ini rutin turun ke panti-panti untuk mem­bantu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan ser­ta motivasi kepada anak-anak panti. ”Pantigoceng akan memberikan edukasi dalam bentuk yang asik dan mena­rik yaitu dengan video inter­aktif dan games,” ujarnya. (ril/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *