Biang Keributan di BNR Masuk Sel

by -

METROPOLITAN – Unit Ja­tanras Polresta Bogor Kota akhirnya meringkus salah satu pelaku utama geng motor Biang Keributan pelaku pencurian dengan ke­kerasan (curas) di Kota Tasik­malaya, Rabu (5/8) malam. Satu dari empat orang yang buron setelah kejadian di ka­wasan Bogor Nirwana Resi­dence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, beberapa lalu itu berhasil di­ciduk di Indihiang, Kota Ta­sikmalaya.

Kanit Jatanras Polresta Bogor Kota, Ipda Roy, mengatakan, geng motor pelaku curas be­rinisial AS (30) ditangkap di kos temannya yang berlo­kasi di Indihiang, Kota Tasik­malaya. “Semalam kami amankan di kos temannya, sekarang pelaku dalam per­jalanan ke Polresta Bogor Kota,” kata Roy, kemarin.

Roy menambahkan, AS merupakan salah satu dari empat pelaku tindak kekera­san geng motor yang sedang dalam pencarian. Berdasarkan pengakuan pelaku, dia mela­kukan tindakan curas di se­kitaran Perumahan BNR pada Senin (27/7).

“Ya ini salah satu pelaku utama dari kejadian geng motor di BNR. Demi meram­pas handphone korban, pria bertato zombie itu membacok salah satu korban dengan senjata tajam,” jelasnya.

Saat ini, Unit Jatanras masih memburu tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran. Sebelumnya, kawanan geng motor Moonraker sebanyak 15 berhasil diringkus oleh pihak kepolisian pada Senin (27/7) silam di perumahan BNR, Kecamatan Bogor Se­latan, Kota Bogor.

Dari tangan anggota geng motor tersebut, pihak kepoli­sian mengamankan tiga sen­jata tajam berupa dua bilah celurit dan satu bilah golok. Para kawanan yang diringkus Unit Jatanras ini sebelumnya sudah melakukan tindak ke­jahatannya. Yaitu dengan menjarah sebuah bengkel. Dengan adanya penangkapan terbaru ini, jumlah tersangka kini sudah ada empat orang.

Kepala Tim Jatanras Polres Kota Bogor, Iptu Asep Dores, menambahkan, ketua geng motor di Bogor itu sebelum­nya melakukan tindakan ke­kerasan dengan membacok lima pengendara motor yang melintas di Jalan BNR, Bogor Selatan, Minggu (26/8). Pela­ku yang dikenal sadis dalam aksinya juga menjarah dan memukuli lima pengendara motor di pinggir jalan wi­layah Bogor.

”Usai melakukan aksi bru­talnya, pelaku dan teman-temannya langsung kabur. Saat ini sudah ada beberapa orang yang ditangkap berini­sial B, IM, TJ, TL dan IP di Bogor,” kata Asep.

Menurut Asep, pelaku yang ditangkap di Tasikmalaya merupakan salah satu pento­lan geng motornya di Bogor. Ia pun berterima kasih atas tim yang bekerja sama me­nangkap pelaku. ”Kami ber­terima kasih kepada Tim Re­skrim Polsek Indihiang dan Polresta Tasikmalaya,” ujar Asep Dores.

Para tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pen­curian dan Tindak Kekerasan dengan hukuman maksimal 15 tahun. ”Proses hukum akan dilakukan di Bogor karena lokasinya berada di sana dan sekarang para korban masih dalam perawatan di rumah sakit,” ujarnya. (dil/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *