Emak-emak di Rumpin Bogor Ontrog Kantor Desa Terkait Bantuan Corona

by -

METROPOLITAN.id – Ratusan warga yang didominasi emak-emak melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Selasa (25/8).

Mereka menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial dampak virus corona atau covid-19.

Aksi unjuk rasa dilakukan lantaran bantuan untuk warga selama pandemi dianggap tidak merata. Aksi tersebut merupakan puncak kekecewaan warga.

Warga meminta kepala desa melakukam verifikasi data penerima bantuan dengan sebenar-benarnya.

Salah seorang warga, Sarman mengaku belum menerima bantuan langsung tunai berupa uang selama pandemi. Hanya bantuan berupa besar yang diterimanya sebanyak satu kali.

“Saya belum meneri bantuan uang tunai, saya hanya mendapatkan beras satu kali. Tapi ada warga yang sudah menerima bantuan sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Baca Juga  Jadi Perusahaan Kesohor Demi Bogor

Sementara itu, Sekretaris Desa Cipinang, Endang Suhendar mengatakan, warga yang melakukan unjuk rasa ke kantor desa bukan menuntut keadilan bantuan pemerintah. Tuntutan mereka lebih kepada agar bantuan yang diberikan berbentuk uang tunai, bukan beras dan dibagi rata.

“Permohonan warga itu menuntut bantuan langsung tunai, jadi kalau nanti turun uang tunai bisa dibagi rata. Tetapi kan ini tidak mungkin. Namun aksi ini menjadi bahan untuk Ibu Bupati, pihak terkait, kami akan segera koordinasi dengan Muspika Rumpin agar bisa menjawab keluhan warga,” ungkap Endang.

Menurutnya, Pemerintah Desa sudah menyalurkan bantuan uang tunai dari pusat, bantuan dari Pemkab Bogor, provinsi dan bantuan dari Dana Desa.

Baca Juga  3 Siswa SMPN 2 Dramaga Konsumsi Obat Penenang

Namun, warga menuntut bantuan-bantuan tersebut dibagi rata. Sementara pihak desa sudah melakukan yang terbaik dengan membagi sesuai penerima.

“Ini sebagai teguran bagi kami ke depan agar bisa lebih selektif lagi. Kami juga berharap dalam jangka tiga hari ke depan ada hasil keputusan untuk permasalan ini,” pungkasnya (sir/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *