Jerinx Dipenjara, Nora Tulis Pesan Haru

by -

METROPOLITAN – Drummer grup band Superman Is Dead (SID), Jerinx, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian. Hal tersebut merupakan kelanjutan dari laporan yang dibuat Ikatan Dokter Indonesia terkait ucapan Jerinx bahwa ’IDI meru­pakan kacung WHO’.

”Dia hanya takut saya sen­diri di rumah, dia hanya khawatir dengan saya, saya jawab, saya akan baik2 saja!” tulis Nora dalam Insta­gram Storiesnya.

Melalui akun Ins­tagramnya, Nora ba­hkan menyebut bahwa dirinya tak akan pernah meninggalkan sang suami dan akan terus menemaninya dalam kondisi apa pun.

Ia berharap sang suami tegar dan ikhlas menghadapi kasus hukum yang me­nimpanya. ”Saya akan selalu ada dalam kondisi terpuruk dia. Apa pun saya ada, saya tidak akan meninggalkan dia!,” tegasnya. ”Hadapi proses ini, jika sudah bebas nanti, kelak kau kan ada cerita ketika kau di dalam sana. Love, @jrxsid #bebaskanjrxsid,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Jerinx SID ditetapkan sebagai ter­sangka atas kasus pencemaran nama baik terkait laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 12 Agustus 2020. Sebelum ditahan Pol­da Bali, Jerinx diwajibkan menjalani prosedur tes Covid-19.

Jerinx digiring dengan kedua tangan terborgol untuk menjalani rapid test . Uniknya, ia mengenakan kaos hitam ber­tuliskan ’Bali Tolak Rapid’.

Sebelum akhir­nya dimasukkan ke tahanan, Jerinx berpesan kepada media. Dia tak ke­beratan masuk penja­ra asalkan ibu-ibu yang akan bersalin bisa selamat tanpa adanya prosedur tes Covid-19.

”Pesan saya kepada semua me­dia adalah semoga tidak ada lagi ibu-ibu bersalin yang melahirkan sampai ke­hilangan bayinya atau calon anaknya hanya karena pro­sedur rapid test,” kata Jerinx.

”Karena hal itulah yang membuat saya sampai protes kepada IDI kemarin dan saya sekarang di sel, tidak apa-apa. Yang penting tidak ada lagi ibu-ibu yang harus ke­hilangan bayinya,” sambungnya. (okz/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *