KPU Kota Depok Tunggu Keputusan Pusat soal Kampanye Terbuka

by -

DEPOK- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok 2020 digelar di tengah pandemi Covid-19. Sebab itu, sejumlah aturan dibuat KPU Kota Depok dalam pelaksanaan Pilkada Kota Depok. Meski demikian terdapat aturan yang sifatnya tidak mengikat.

Aturan tersebut hanya berupa imbuan. Salah satunya adalah pelaksanaan kampanye terbuka atau rapat umum.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, menyatakan bahwa aturan tentang rapat umum sudah ditetapkan, namun sifatnya imbuan. Imbauannya adalah kampanye terbuka tersebut dilakukan secara virtual. Kampanye yang dilakukan di lapangan terbuka hanya dihadiri oleh pengurus parpol.

Kemudian pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa dihadiri massa.

“Memang sifatnya anjuran. Sebab itu, sanksi tegas bila ada pelanggaran protokol kesehatan kemungkinan akan diatur oleh KPU. Kami menunggu keputusan KPU,” kata Nana Shobarna, Minggu (16/8/2020).

Menurut Nana, mengenai pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye merupakan ranah dari Bawaslu Kota Depok.

“Saya meminta agar massa kampanye mematuhi protokol kesehatan. Bila ada pelanggaran maka hal itu menjadi wewenang Bawaslu,” tandas Nana.

(Tribunnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *