Kusembunyikan Masa Laluku dari Suami (3)

by -

AKU pasrah dengan keadaan itu meskipun sebenarnya dalam hati aku marah. Aku juga tidak pernah mau mencari tahu ke­napa dia meninggalkan aku meskipun se­benarnya kami satu sekolah.

Kuungkapkan perpisahanku dengan Dedy kepada Wirya. Tidak ada komentar apapun yang kuterima darinya atas ceritaku. Dari situ aku mulai dekat lagi dengan Wirya. Aku tahu jika dia sudah punya pacar, tapi entah kenapa aku mau saja menjalani hubungan tanpa status dengannya.

Dia mulai kembali sering mengantar je­mputku ke sekolah (karena kebetulan SMA kami berbeda). Dan hal itu diketahui oleh pacarnya yang kemudian marah dan cem­buru padaku.

Bodohnya aku saat itu menurut saja ke­tika aku dipertemukan dengan pacarnya dan aku diminta menjelaskan jika hubung­an kami hanya sebagai sahabat dekat. Dari peristiwa itu akhirnya kami kembali memu­tuskan bahwa kami hanya cocok menjadi sahabat saja.

Dan cerita cintaku yang sebenarnya hing­ga awal bencana pun dimulai ketika aku memasuki kelas 3 SMA. Oleh Maya teman­ku sebangku, aku diberi nomor telepon seseorang. Dia bilang itu adalah nomor telepon seorang laki laki. Iseng aku coba sms nomor itu, aku mengajaknya berkenalan. Tak disangka ternyata pemilik nomor itu menanggapi serius ajakanku. Dia memper­kenalkan dirinya bernama Ari dan dia ter­catat sebagai seorang mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi Negeri ternama di Jawa Timur.

Singkat cerita, aku dan Ari akhirnya jadian meskipun kami belum pernah saling ber­temu. Dia intens sekali menghubungi aku, baik lewat sms atau telepon. Seminggu se­telah kami jadian, dia berjanji padaku kalau dia akan pulang ke kota kami untuk mene­muiku secara langsung.

(Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *