Kusembunyikan Masa Lalu dari Suami (4)

by -

Masa Lalu : DAN benar saja, dia membuktikan ucapan­nya. Dia benar benar pulang ke kota tempat asal kami. Malam itu dia meneleponku mengajak bertemu. Tentu saja aku girang bukan main, karena untuk pertama kalinya aku akan bertemu dengan pacar yang selama seminggu ini sudah mengisi hari hariku.

Aku berdebar debar menunggu perte­muan itu. Aku takut jika Ari tidaklah se­perti yang ada di dalam bayanganku. Tapi aku menguatkan diri, apapun keadaannya, entah ganteng ataupun jelek aku akan tetap menerima dia. Dan pertemuan di malam itupun terjadi. Ya Tuhan, aku benar benar terkesima dibuatnya. Wajahnya sangat gan­teng dan tutur katanya sangat lembut. Aku benar benar jatuh cinta dengan dia. Malam itu kami berputar putar keliling kota dan berhenti di sebuah tempat yang cukup sepi.

Disitu Mas Ari (aku memanggilnya dengan sebutan Mas dan dia memanggilku dengan sebutan Yank) kembali menembak aku. Tentu saja aku mengiyakan ucapannya itu. Dia memelukku dengan mesra dan erat. Jantungku berdetak kencang dibuatnya. Dan yang lebih membuat aku kaget, dia mencium bibirku dengan lembut dan men­gucapkan terimakasih padaku karena ber­sedia menerima cintanya. Malam itu aku tidak bisa tidur. Aku benar benar jatuh cinta pada Mas Ari, dan aku merasa dia adalah cinta pertamaku meskipun dia buk­anlah pacar pertamaku.

Hari hariku dipenuhi oleh kebahagiaan,dan aku benar benar dibutakan oleh cinta Ari. Di setiap tarikan nafasku ada nama Ari, dan di setiap langkahku selalu ada bayangannya.

Aku bahkan rela membolos dari sekolah hanya agar bisa bermesraan dengan dia. Tentu saja hal itu aku lakukan hanya pada hari Sabtu saja karena hari Sabtu di sekolahku pelajarannya tidak terlalu padat. Dan kebetu­lan saat itu Mas Ari sedang libur semester, jadi kami bebas bermesraan sepuas hati.

(Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *