Lagi, Siswa di Bogor Masuk Bui Lantaran Bacok Musuh Tawuran Hingga Tewas

by -

METROPOLITAN – Ditengah pandemi Covid-19, dunia pendidikan Kota Bogor kembali tercoreng. Dua siswa di Bogor tingkat SMK, harus masuk bui lantaran membacok pelajar lain hingga tewas.

Dua pelajar kelas 11 dari SMK negeri di Kota Bogor itu, MH (17) dan FA (17) ditangkap polisi setelah membacok dan menewaskan pelajar MF (17), pelajar SMK lain asal Caringin, Kabupaten Bogor setelah terlibat tawuran di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Harjasari, Kota Bogor, Minggu (2/8) lalu.

Kapolresta Bogor kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, keduanya ditangkap karena kedapatan bersama-sama melakukan pembacokan sehingga menyebabkan kematian. Ia menceritakan, awalnya dua tersangka, mengajak empat orang teman lainnya untuk ikut tawuran lawan pelajar SMK lain. Mereka pun berangkat ke Jalan Raya Bogor-Sukabumi.

Baca Juga  40 Murid Sdn Sindang Barang Terima Trofi

“Tepat di sekitaran Masjid Biru, Harjasari, mereka dihadang pelajar lain. Lalu terjadi tawuran,” katanya.

Saat itu, kata dia, MF terdesak oleh dua orang, MH dan FA. Ia pun akhirnya dia berbalik arah. Saat berlari itu, ia dibacok satu kali oleh MH dari belakang dan mengenai punggungnya yang diikuti oleh FA. Setelah itu, mereka kabur naik motor ke arah Caringin. “Korban dibawa ke RSUD Ciawi. Tapi nggak tertolong,” tukasnya.

Keduanya diancam hukuman 15 tahun penjara atau denda Rp3 miliar, sesuai pasal 76 C jo pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo. Pasal 1 angka 1 UU RI nomor 11 tahun 2012. (ryn)

Baca Juga  Bima Arya Pantau Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published.