Lewis Hamilton: Jantung Saya Nyaris Berhenti

by -

METROPOLITAN – Pebalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, menyatakan bahwa jantungnya nyaris ber­henti saat ban depan kiri mo­bilnya meletus akibat aus pada lap terakhir Formula 1 GP Inggris di Sirkuit Silver­stone, Minggu (2/8). Meski demikian, Lewis Hamilton sukses memenangi seri balap tersebut.

Start dari pole, Hamilton langsung memimpin balapan tanpa ancaman berarti dari para rival dan tampak mulus menyongsong kemenangan­nya yang ketujuh di Silver­stone. Namun, pada bebera­pa lap terakhir, beberapa pebalap mengalami ban yang aus dan meletus, salah satu­nya sang tandem, Valtteri Bottas.

Insiden Bottas terjadi tiga lap menjelang finis, saat ia berada di posisi kedua. Sete­lahnya, pembalap McLaren F1 Team, Carlos Sainz jr men­galami hal serupa. Hamilton pun giliran dapat sial serupa pada lap terakhir, saat unggul 32 detik usai Red Bull Racing melakukan pit stop untuk Max Verstappen agar tak menga­lami peristiwa yang sama.

”Sebelum lap terakhir, se­galanya relatif mulus. Ban kami terasa baik. Valtteri ngo­tot, tapi saya mengendalikan ban sementara dia tidak. Saat saya dengar bannya aus, saya melihat ban saya sendiri dan segalanya tampak baik. Mobil kami masih bisa belok, tak ada masalah. Jadi saya pikir mungkin oke-oke saja,” kata Hamilton. ”Pada beberapa lap terakhir, saya mulai me­lamban dan saat di trek lurus, ban saya langsung rata. Saya menyadari bentuknya agak berubah. Rasanya tegang se­kali, karena saya tak yakin apakah ban itu bisa bertahan sampai saya mengerem, dan Anda bisa lihat ban saya mu­lai lepas dari velgnya,” ucap pebalap enam kali juara dunia ini. (bol/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *