MPC PP Kota Bogor Kawal Bantuan BNPB ke Daerah

by -

METROPOLITAN – Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) bersama Majelis Pimpinan Cabang MPC PP Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Selasa (11/8).

Audiensi itu terkait program kerja sama antara MPN PP dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengawal bantuan anggaran BNPB ke setiap daerah.

”Kami ikut membantu Kota Bogor dalam pengawa­lan anggaran yang akan dikirim BNPB ke daerah,” ujar Wakil Ketua MPC PP Kota Bogor, Rikardo Hermes Batolone.

Riko, sapaan akrabnya, menjelaskan kegiatan akan dimulai setelah bantuan turun ke masyarakat. Setelah itu pihaknya akan membantu dengan menurunkan sedikitnya 150 anggota PP di setiap kecamatan.

Baca Juga  Mahasiswa IPB Obati Diabetes Lewat Teh Pandan Wangi

Sesuai arahan wakil wali kota Bogor, PP akan membantu masyarakat dalam membangun Green House. Green House ini juga sebagai bentuk upaya ketahanan pangan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

”Green House lebih efektif untuk perkotaan karena bisa memproduksi lebih cepat dan dapat membantu ketahanan pangan yang ada di Kota Bogor. Kami akan cari wilayah yang memang mempunyai potensi lahan luas namun belum terfasilitasi,” kata Riko.

Riko menuturkan, dalam mengawal bantuan BNPB di masyarakat ini, tidak ada jangka waktu. Sebaliknya PP akan terus mendampingi masyarakat selama program berjalan. Pasalnya, PP ingin Kota Bogor bisa swasembada pangan, memperkuat ketahanan pangan di masyarakat sehingga tidak perlu lagi bergantung. ”Ini bentuk sumbangsih kami ke masyarakat,” imbuh Riko.

Baca Juga  Dibentuk Humanis, Mampu Beri Ketenteraman bagi Masyarakat

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku saat ini ada tiga fokus penanganan di Kota Bogor. Sebut saja penanganan ekonomi, penanganan dampak sosial dan pemuli­han ekonomi. Menurutnya, program mengawal bantuan BNPB ini sangat bisa mem­bantu penanganan ekonomi di masyarakat.

”Salah satu cara pemulihan ekonomi di Indonesia dari sisi konsumsi masyarakat tanpa memberatkan. Program KWT, Urban Farming, Green House sangat cocok untuk pemuli­han ekonomi,” kata Dedie. (*/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *