Pembangunan 516 Kios PKL Puncak Bogor Ditarget Rampung Tahun Ini

by -

METROPOLITAN.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan Anggaran sebesar Rp 61,7 miliar untuk mendongkrak potensi wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan rest area.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor Nuradi mengatakan, pembangunan rest area tersebut berlokasi di lahan milik PT Perkebunan Nusantara VIII.

“Lahannya dekat kawasan Agrowisata Gunung Mas. Total luas lahannya sekitar tujuh hektar,” kata Nuradi, Minggu (9/8).

Rest area tersebut nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti tiga area parkir dengan total luas 1,774 meter persegi, yang mampu menampung 500 mobil.

“Area masjid dengan luas 576 meter persegi, plaza pandang untuk pengunjung seluas 572,27 meter persegi, lengkap dengan meeting point, taman, ruang terbuka hijau dan amphitheater,” terangnya.

Tak hanya itu, proyek pembangunan yang bekerjasama dengan pemerintah pusat ini juga bakal membangun sejumlah kios untuk mengakomodir para pedagang kaki lima (PKL).

“Kita juga akan bangunkan 516 kios, dengan luas 11 meter persegi dengan rincian 100 kios untuk PKL basah atau sayur dan buah dan 416 kios untuk PKL kering atau oleh-oleh dan cemilan,” ungkap Nuradi.

Dari sejumlah sektor dan rencana pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hanya fokus pada pembangunan 516 kios untuk PKL saja.

Nuradi menambahkan, untuk pembangunan 516 kios, Pemkab Bogor dijatah anggaran sebesar Rp 16 miliar dari pemerintah pusat. Bahkan saat ini, berkas pembangunan 516 kios itu sudah masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor.

“Pembangunannya kan banyak, kalau kita hanya fokus di penyediaan kios untuk para PKL dan pager kelilingnya saja. Saat ini berkas sudah masuk ke ULP, sedang kita lelang fisik,” jelasnya.

Dirinya menargetkan, jika pembangunan 516 kios ini bisa mulai dikerjakan pada September ini dan diharapkan bisa rampung pada tahun ini.

“Semoga tahun ini bisa selesai,” pungkas Nuradi. (ogi/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *