Pencarian Korban Hanyut di Sungai Cisadane Bogor Dihentikan Sementara

by -

METROPOLITAN.id – Pencarian korban hanyut di Sungai Cisadane, Kabupaten Bogor, Miftahul Huda (18) dihentikan sementara. Pencarian akan dilanjut besok, Kamis (13/8) pagi.

Korban merupakan warga Perumahan Graha Tama Indah 5, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Ia terbawa arus saat mandi bersama rekan-rekannya usai rapat HUT RI, Rabu (12/8) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tim BPBD Kabupaten Bogor langsung bergerak ke lokasi usai mendapat laporan. Mereka melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelam, tepatnya di Kampung Pabuaran Poncol RT 3/10 Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea.

Menjelang pukul 17.30 WIB, pencarian di aliran sungai dihentikan dan akan dilanjut esok hari.

“Kemungkinan akan dilanjut besok, tapi tim kita akan melakukan pemantauan dari atas dan akan memasang jaring,” ujar Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam.

Sebelumnya, niat mandi bareng panitia HUT RI, warga Kampung Poncol Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Miftahul Huda (18) malah terbawa arus Sungai Cisadane, Rabu (12/8).

Informasi yang dihimpun, tenggelamnya korban terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Salah seorang warga, Eda Wati menceritakan, awalnya korban bersama teman-temannya menggelar rapat 17-an di pos ronda di Blok F.

Usai rapat 17-an, korban dan 12 rekan lainnya mandi bareng di Sungai Cisadene sekitar pukul 14:00 WIB.

Namun tak lama kemudian, korban tiba-tiba terbawa arus sungai dan masuk ke pusaran air. Rekan korban kemudian mencoba menolong sekuat tenaga.
Karena tak juga bisa diselamatkan, teman-temannya langsung meminta bantuan ke warga perumahan.

“Tiba-tiba saya dapet kabar anaknya Bu Nini hanyut di sungai. Katanya terbawa arus,” ungkapnya. (cr3/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *