Satpol PP Gerebek Usaha di Leuwiliang

by -
Petugas Satuan pamong praja ( Satpolpp) Kabupaten Bogor menertibkan bangunan liar (bangli) dan pedagang kaki lima di Sepanjang Jalan Raya Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (10/08/2020). Penertiban inidilakukan dalam rangka operasi tertib trotoar. Foto : Sandika /Metropolitan

METROPOLITAN – Jajaran Satpol PP Kabupaten Bogor menertibkan Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Bogor bagian barat. Petugas pun mengamankan empat pemandu lagu, tujuh Pekerja Seks Komersial (PSK) dan tiga pemijat.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Bogor, Temsy Nurdin, mengaku masih banyak tempat usaha yang menyalahi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

”Operasi penyakit masyarakat (pekat) ini dilakukan terkait perpanjangan PSBB Pra-AKB. Masih banyak tempat usaha yang menyalahi aturan PSBB pra-AKB ini. Semoga kegiatan ini bisa menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor,” terangnya.

Menurutnya, operasi penggerebekan dilakukan di tiga kecamatan yang ditengarai masih banyak tempat usaha yang menyalahi PSBB Pra-AKB, yaitu Kecamatan Bojonggede, Cibungbulang dan Leuwiliang.

Selanjutnya, para pemandu lagu dan PSK diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor untuk pendataan dan pembinaan agar dibawa ke panti sosial. Menurutnya, operasi tersebut dilakukan demi mewujudkan Kabupaten Bogor sehat, aman dan produktif.

Ia berjanji bakal rutin menggelar operasi untuk menciptakan ketertiban dan ketentraman di masyarakat. Pada Rabu (5/8) malam, Satpol PP Kabupaten Bogor juga menertibkan beberapa tempat usaha di Kecamatan Babakanmadang. Salah satunya panti pijat di Plaza Niaga Sentul yang terpaksa tutup akibat adanya sidak.

Operasi yang dipimpin Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho itu langsung menindak tegas dan menutup tempat usahanya. Para pekerja perempuan segera dipulangkan ke tempat tinggal asalnya. Dari penelusuran ditemukan para pekerja mayoritas berdomisili di luar Kabupaten Bogor.

“Sudah jelas PSBB Pra-AKB diperpanjang dan untuk usaha panti pijat tidak boleh beroprasi. Tempat pijat ini pun ditengarai melakukan kegiatan pijat esek-esek,” kata Agus. (re/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *