Ungkap Kasus Noven, Polisi Bogor Panggil 34 Saksi Lagi

by -

METROPOLITAN – Jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota mengaku menemukan petunjuk baru dalam penyeli­dikan kasus pembunuhan siswi SMK, Andriana Yubelia Noven yang belum terungkap sampai sekarang. ”Memang saat saya pelajari lagi berkas­nya ada petunjuk baru yang harus didalami,” ungkap Ka­satreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik, Se­nin (3/8).

Meski belum bisa menja­barkan petunjuk baru yang didapatkan olehnya, Firman meyakinkan kalau kasus pem­bunuhan Noven akan men­jadi atensinya. Sebab, Firman yang baru menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Bogor Kota awal Januari lalu menga­ku mendapatkan perintah dari Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, untuk mengungkap kasus ini.

Dalam waktu dekat, Firman bakal kembali memanggil saksi dari kasus pembunuhan Noven. ”Kami sudah mengi­rim undangan kepada 34 saksi untuk diminta kembali,” ungkapnya.

Saksi yang dipanggil ini, sambung Firman, berada di berbagai wilayah, sehingga pihaknya kesulitan memang­gil para saksi selama masa PSBB masih diberlakukan. ”Saksi yang dipanggil juga ada di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung dan Cirebon,” jelasnya.

Meski belum menemukan alat bukti baru dalam penyeli­dikan kasus ini, Firman masih menunggu hasil analisis Tim IT. ”Sementara kami masih menunggu hasil pemeriksaan IT dari para ahli terkait pen­dalamannya,” imbuhnya.

Terpisah, Dewan Pembina Komunitas Save Noven, Greg Jacko, menilai kepolisian se­harusnya bisa bekerja lebih cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan Noven. Hal itu lantaran berdasarkan rekaman CCTV yang ia sak­sikan sangat jelas terlihat perawakan pembunuh Noven. ”Jadi CCTV kabur itu alasan saja. Saya sendiri melihat ada rekaman CCTV yang kualitas resolusi yang tinggi dan terang. Seharusnya mereka (polisi) bisa menggali,” ungkapnya.

Selain itu, Greg juga men­gungkapkan kalau kasus pem­bunuhan Noven seharusnya lebih mudah diungkap. Sebab, dari kasus pembunuhan yang biasa terjadi, si pelaku dan korban pasti saling kenal. ”Nah sekarang tinggal cari di teman terdekat Noven, siapa yang tahu perawakan dari badan di CCTV, pasti ada yang kenal kan,” katanya. ”Selain itu, bisa juga dibuat sketsa wajahnya, untuk disebar,” sambungnya.

Sekadar diketahui, kasus pembunuhan Noven terjadi pada 8 Januari 2019. Selain itu, pembunuhan terjadi di malam pisah sambut Kapol­resta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser dengan Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di bilangan Baranangsiang, Ke­camatan Bogor Timur, Kota Bogor. (dil/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *