Warga Citra Indah Ontrog PDAM Cabang Jonggol

by -

METROPOLITAN – Warga Perumahan Citra Indah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengeluhkan tingginya tagihan yang dilakukan PDAM Tirta Kahuripan beberapa bulan terakhir. Warga berang dan mengancam akan turun ke jalan untuk menduduki kantor PDAM milik Pemerintah Kabupaten Bogor Cabang Jonggol itu.

Kemarahan warga memuncak karena selain tagihan membengkak, air juga sering tidak mengalir tanpa alasan jelas. Padahal kewajiban warga membayar tagihan selaku pelanggan selalu ditepati sesuai waktu yang ditentukan.

Rencana warga mengontrog PDAM yang sempat viral di medsos membuat Komisi II DPRD Kabupaten Bogor bertindak cepat. Komisi II yang bermitra dengan PDAM melihat situasi pandemi Covid-19 belum memungkinkan untuk berkerumun. Sehingga wakil rakyat memanggil PDAM guna mengklarifikasi keluhan warga tersebut pada Selasa (4/8) siang.

“Komisi dua telah memanggil pihak PDAM guna memperjelas keluhan warga. Kami telah menyampaikan, air yang sering mati dan kenaikan tarif yang cukup mencekik,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Adi Suwardi, kemarin.

Ia menambahkan, pihak PDAM menyebut tidak ada kenaikan tarif seperti yang dikeluhkan warga. Namun diakui bahwa semenjak terjadinya pandemi Covid 19, sejak Maret sampai Mei 2020, tidak ada pencatatan meteran sehingga terkesan ada kenaikan. Dalam meng-update tagihan, pihak PDAM mengambil angka yang dianggap rasional.

“Di sinilah timbulnya permasalahan. Karena dalam memunculkan tagihan kepada pelanggan, tidak sesuai meteran tapi nilainya hanya dikira-kira. Walau akhirnya tidak menambah beban karena akan dinetralkan kembali passa-Covid-19. Situasi seperti ini harus kita maklumi bersama,” tegas Adi Suwardi.

Lebih lanjut, Politisi Gerindra itu menjelaskan pihak PDAM berjanji akan melakukan verifikasi guna meluruskan tagihan yang sebenarnya.

Sementara itu, pihak PDAM Cabang Jonggol telah menerjunkan petugas untuk melakukan pencatatan langsung ke rumah pelanggan. Hal itu dilakukan setelah ada perintah dari kantor pusat Cibinong. “Betul, kami telah menerjunkan petugas ke lapangan untuk melakukan pencatatan langsung ke rumah pelanggan,” pungkasnya. (bo/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *