16 ASN Rebutan Empat Kursi Kadis

by -

METROPOLITAN – Pendaftaran seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bogor resmi ditutup. Sebanyak 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) berlomba mendaftarkan diri memperebutkan empat jabatan kadis yang sampai saat ini masih kosong ditinggalkan pemiliknya terdahulu.

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Pen­didikan dan Pelatihan (BKPP), Anwar, mengatakan, setidaknya ada empat jabatan yang kini melakukan seleksi terbuka pengi­sian jabatan pimpinan tinggi pratama. Yakni, kepala Dinas Sosial,  kepala Dinas Tenaga Kerja, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.­

Meski begitu, Anwar enggan menyebutkan ke-16 ASN yang saat ini tengah mengikuti se­leksi terbuka, pengisian jaba­tan pimpinan tinggi pratama, pada empat dinas tersebut. ”Total pendaftar yang ikut seleksi ada 16 orang. Rata-rata mereka merupakan ASN Kabupaten Bogor. Hanya ada satu ASN dari luar Bogor yang ikut seleksi,” katanya.

Anwar mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal siapa-siapa saja yang ikut dalam seleksi jaba­tan pada empat dinas di Ka­bupaten Bogor itu. ”Kita belum bisa berikan keterangan, sia­pa saja peserta open bidding empat dinas ini. Sebab, saat ini kita sedang melakukan seleksi administrasi dan pem­berkasan. Nanti kalau sudah baru kita beritahukan untuk publik,” terangnya. Semen­tara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, meminta jajaran Panitia Seleksi (Pansel) ter­buka pengisian jabatan pim­pinan tinggi pratama agar dilakukan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Selain itu, ia juga meminta setiap tahapan seleksi dila­kukan sesuai regulasi dan aturan yang berlaku. Ia ber­harap pada anggaran peru­bahan nanti, empat dinas yang saat ini masih kosong bisa segera terisi untuk mereali­sasikan program yang ada.

”Saya minta semuanya ber­jalan sesuai aturan dan tahapan yang berlaku. Siapa saja boleh ikut, tapi harus ikuti juga seluruh tahapannya. Saya minta setelah perubahan anggaran harus ada kepala dinas baru,” tutupnya. (ogi/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *