2.413 RTLH Kota Bogor Digarap Tahun Ini

by -

METROPOLITAN.id – Keberadaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Bogor masih terbilang cukup banyak. Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) terdapat 2.413 RTLH yang akan digarap tahun ini.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada Disperumkim Kota Bogor, Muhamad Hutri, memaparkan rumah yang direnovasi itu mendapatkan bantuan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat sebanyak 1.873 rumah dan program RTLH Provinsi Jawa Barat sejumlah 540 rumah.

“Untuk bantuan BSPS ini tersebar di 61 Kelurahan dan sudah berjalan sebanyak 75 persen. Sedangkan untuk program RTLH Provinsi Jabar, kami hanya mengawal saja karena pelaksanaanya langsung dari warga,” katanya kepada Metropolitan.id, Rabu (23/9).

Baca Juga  Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Petinggi PAN Ngumpul di Bogor

Dari dua program ini, sambung dia, setiap penerima bantuan mendapatkan stimulus sebesar Rp17,5 juta. Jika dikalkulasikan, Kota Bogor mendapatkan bantuan kurang lebih sebesar Rp42 miliar.

Ia menjelaskan, program BSPS dan RTLH Provinsi Jawa Barat ini juga melibatkan masyarakat untuk proses pembangunan. Sehingga dengan adanya kegiatan padat karya ini, masyarakat yang terdampak Covid-19 bisa terbantu juga.

“Untuk kekurangan pembiayaan juga warga melakukan swadaya, jadi program ini sangat kental padat karyanya,” jelas Hutri.

Salah satunya di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, dimana terdapat 32 rumah yang mendapatkan bantuan BSPS. Hingga akhir September ini, realisasi pembangunan sudah 60 persen rumah selesai dibangun.

Baca Juga  Kulon Progo Banjir dan Longsor Akibat Hujan Deras, Ratusan Warga Mengungsi

“Di kami ada 32 rumah dan sudah 60 persen. Diperkirakan awal Desember nanti sudah selesai semua dibangun,” tukas Lurah Empang Harry Cahyadi. (dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.