2.413 Rumah di Kota Bogor Dipercantik

by -
DOK METROPOLITAN

METROPOLITAN – Keberadaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Bogor terbilang cukup banyak. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim), terdapat 2.413 rumah yang tidak layak dan akan dipercantik pada 2020 ini.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada Disperumkim Kota Bogor, Muhamad Hutri, memaparkan, rumah yang direnovasi ini menda­patkan bantuan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.873 rumah dan program Rutilahu Provinsi Jawa Barat seba­nyak 540 rumah.

”Untuk bantuan BSPS ini tersebar di 61 kelurahan dan sudah berjalan 75 persen. Sedangkan untuk program RTLH Provinsi Jabar, kami hanya mengawal karena pelaksanaannya langsung dari warga,” terangnya kepada Metropolitan, Rabu (23/9).­

Dari dua program ini, setiap penerima bantuan menda­patkan stimulus Rp17,5 juta, sehingga jika dikalkulasikan maka Kota Bogor mendapat­kan bantuan kurang lebih Rp42 miliar.

Hutri menjelaskan, program BSPS dan RTLH Provinsi Jawa Barat ini juga melibatkan ma­syarakat untuk proses pembangunannya. Sehingga dengan adanya kegiatan pa­dat karya ini, masyarakat ter­dampak Covid-19 bisa ter­bantu juga. ”Untuk kekurang­an pembiayaan warga mela­kukan swadaya. Jadi, program ini sangat kental padat ka­ryanya,” jelasnya.

Di Kelurahan Empang, Ke­camatan Bogor Selatan, ter­dapat 32 rumah yang menda­patkan bantuan BSPS. Sampai akhir September ini, reali­sasi pembangunan rumah sudah 60 persen. ”Jadi di kami ada 32 rumah dan sudah 60 persen. Diperkirakan awal Desember selesai semua,” ujar Lurah Empang, Harry Ca­hyadi.

Sebagai salah satu penerima bantuan di RW 19, Kelurahan Empang, Nining berterima kasih lantaran rumah yang sudah ia tempati puluhan tahun akhirnya bisa direno­vasi dengan bantuan pemerin­tah.

Meski pembangunannya belum selesai, ia berharap rumahnya bisa ditempati awal bulan mendatang. Sebab, kalau melihat dari progres pembangunan tinggal pema­sangan atap di lantai dua dan pemasangan kaca. ”Alham­dulillah dapat bantuan langs­ung, tetangga juga banyak yang bantu, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa tidur lagi di rumah,” pungkasnya.(dil/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *