9 Hari, 28 Keluarga di Bogor Diserang Corona

by -

METROPOLITAN.id – Kasus positif virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bogor terus bertambah. Jumlahnya kini telah tembus 1000 orang lebih.

Yang kian mengkhawatirkan, klaster keluarga mulai mendominasi belakangan ini. Setidaknya, selama sembilan hari belakangan, ada 28 keluarga di Bogor diserang corona.

“Klaster rumah tangga atau keluarga mulai banyak. Dari tanggal 6 hingga 14 September, sudah ada 28 klaster keluarga,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Senin (14/9).

Menurutnya, klaster keluarga banyak ditemukan di wilayah-wilayah perbatasan, seperti Bojonggede. Bojonggede sendiri berbatasan langsung dengan Kota Depok.

“Paling banyak di perbatasan. Bojonggede dan sekitarnya,” ungkapnya.

Syarifah menjelaskan, kalster keluarga umumnya bersumber dari anggota keluarga yang bekerja di luar wilayah. Ketika pulang, mereka tak menerapkan protokol kesehatan sehingga virus yang terbawa tertular ke anggota keluarga lainnya.

Baca Juga  Farah Kerja Sejak 2014 Sebagai Tenaga Outsourcing di Bukopin

Untuk itu, ia meminta agar setiap keluarga selalu menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kalster keluarga banyak dari yang bekerja di luar Bogor. Jadi membawa virus ke rumah. Kita kan kalau sudah dirumah sulit menjaga protokol kesehatan. Ini yang harus diperhatikan,” tandasnya.

Data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor hingga Minggu (13/9) pukul 19.00 WIB, total positif corona mencapai 1179 orang. 717 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara 42 lainnya meninggal dunia. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.