Ade Sarip Buatkan Tugu Tunas Kelapa sebagai Warisan

by -
FOTO: HUMAS PEMKOT

Tepuk Pramuka.. ”Pramuka… Pramuka…Praja Muda Karana…” Tepuk Pramuka yang dilakukan di Simpang Batutulis pada Selasa (29/9) menjadi tepuk pramuka terakhir bagi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, sebelum memasuki masa purna bakti pada 1 Oktober.

MESKI begitu, ia tak ingin mening­galkan pramuka tanpa ada kenangan dan tetap menjaga asa serta gairah pramuka di Kota Bogor. Untuk itu, ia meresmikan Tugu Tunas Kelapa di Simpang Batutulis.

”Selama 10 tahun memimpin ba­nyak suka-dukanya, tapi khusus tugu ini saya dedikasikan untuk menunjuk­kan sejatinya pramuka bersatu dengan masyarakat sebagai organisasi peng­gerak kebaikan yang mampu men­ghasilkan generasi-generasi hebat ke depan,” terang Kak Ade, sapaan akrab­nya di Pramuka Kota Bogor. Tunas Kelapa, menurut Ade Sarip, memiliki filosofi sebagai cikal-bakal kehidupan bangsa. Selain itu, buah kel­apa juga tahan lama. Ini mengandung arti Pramuka adalah orang yang jasmani dan rohaninya kuat dan ulet. Kelapa bisa tumbuh di ber­bagai jenis tanah. Ini mengandung arti pramuka adalah orang yang mampu beradaptasi dalam kondisi apa pun.

Kelapa tumbuh menjulang tinggi. Ini mengandung arti setiap Pramuka memiliki cita-cita yang tinggi. Akar kelapa kuat. Mengandung arti, pramu­ka berpegang pada dasar-dasar yang kuat. ”Terakhir, kelapa pohon yang serbaguna ini mengandung arti pramuka berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Ini yang harus ditanam­kan kepada semua insan dan jangan pernah ditinggalkan,” tegasnya. Ade Sarip pun ber­pesan agar perawatan Tugu Pramuka di Taman Batutulis ini diperhatikan. Dengan di­bangunnya Tugu Tunas Kelapa, Wakil Wali Kota, Dedie Rachim, menilai bahwa penataan ka­wasan Batutulis sebagai kawa­san budaya sudah dimulai. ”Di sinilah rencana Pemkot Bogor akan menata kawasan Batutu­lis menjadi satu kawasan budaya yang terintegrasi dan Pramuka sudah menancapkan kukunya terlebih dulu di sini,” ujarnya.

Keberadaan Tugu Pramuka, lanjut Dedie, menjadi simbol eksistensi pramuka di Kota Bogor yang telah memberikan warna tersendiri bagi seluruh warga Kota Bogor serta men­jadi penanda semangat bagi Gerakan Pramuka Kota Bogor untuk terus berjuang menegak­kan Dasa Dharma Pramuka, membangun masyarakat dan membangun karakter bangsa.

”Ini akan menjadi kenangan indah bagi kita semua dan akan kita jaga dan rawat ke­lestariannya demi Kota Bogor, demi Pramuka Kota Bogor,” tandasnya.(dil/a/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *