Aku Menderita Tinggal Serumah Dengan Mertua

by -
sumber-vancouver-is-awesome

Aku Menderita Tinggal Serumah Dengan Mertua

AKU tidak tau harus bicara apa tapi aku yakin bukan aku saja yang merasakan ba­gaimana menderitanya tinggal serumah dengan mertua, bisa dikatakan hanya duka yang aku rasakan.

Sejak aku hamil 6 bulan anak pertama, suami mengajakku tinggal dirumah orang tuanya. Katanya supaya aku ada yang te­mani karena suamiku bekerja di luar kota. Awalnya aku menolak tapi karena terus di­desak akhirnya aku ikut saja.

Sebagai orang baru dalam sebuah rumah, tentu aku butuh waktu untuk bersosialisasi, tapi sayangnya keluarga suami terutama Ibu mertuaku begitu kasar kepadaku. Namanya wanita hamil pasti cepat emosi dan sensitif, apalagi di dalam rumah mertuaku tinggal lebih dari 10 orang yang terdiri dari adik-adik suami dan menantunya. Bisa dibayangkan bagaimana hebohnya kalau semuanya ngum­pul. Kadang aku benci sama suamiku yang sudah meninggalkanku di rumah ibunya dan hanya mengunjungiku satu kali dalam sebulan. Menurutku dari pada tinggal seru­mah dengan mertua, bukankah lebih bagus jika tinggal di kos-kosan saja, meskipun kecil setidaknya aku punya wewenang dan tanggung jawab sendiri.

Aku sudah tidak tahan dengan mertuaku apalagi setelah melahirkan dia sering me­nyebutku sebagai Ibu yang tidak bisa mem­besarkan anak. Ahh, aku benci! kalau aku lapor ke suami, pasti dia cuma bilang itu teguran supaya aku lebih baik lagi.

Yang menjengkelkan, kadang di saat anak­ku menangis, mertua selalu mengambil anakku dari pangkuanku, dia juga sering mengatakan kalau ASI aku sangat sedikit sehingga anakku jadi rewel dan suka me­nangis. Pernah satu waktu aku marah se­kali sebab belum genap usia bayiku satu bulan sudah diberi makan pisang oleh mer­tua. Aku sedih melihat anakku menangis saat BAB, karena BABnya keras. Aku benci mertua yang terlalu ikut campur urusan keluargaku. Semoga suamiku cepat pulang dan membawa uang yang banyak sehingga aku bisa hengkang dari rumah ini. (cer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *