ASB Ingatkan Evaluasi Capaian Pembelajaran Pada Program Wifi Publik Gratis

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor baru saja meluncurkan program wifi publik gratis bagi siswa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Program ini diharapkan tidak hanya seremonial tanpa ada evaluasi capaian, yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik.

Anggota DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bahri mengatakan, dengan adanya pedoman PJJ, berarti pemerintah sudah menyiapkan skema kebiasaan baru di sektor pendidikan. Di dalam pedoman PJJ, akan ada evaluasi capaian pmbelajaran selama belajar online dan Penilaian Akhir Tahun (PAT), yang selama ini belum pernah dibahas.

Ia mengapresiasi Pemkot Bogor dengan adanya pedoman PJJ yang disertai skema pembelajaran ajaran baru, tapi harus bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Atas hasil evaluasi pola pembelajaran dan pencapaian tatanan pelaksanaan pendidikan siswa selama pendemi dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik)

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Bogor Cokok 10 Pengedar Narkoba Jaringan Aceh, 1 Tersangka Mantan Residivis

“Jadi jangan fokus menyiapkan new normal di sektor pendidikan, tapi pedoman PJJ mengenai evaluasi capaian pembelajaran selama belajar online-nya tidak ada. Dengan adanya pedoman PJJ, kita bisa tahu bagaimana Peniliaan Akhir Tahun dan Penilaian Akhir Semester nantinya,” katanya.

Menurutnya, pemkot nantinya diharapkan bisa mempublis evaluasi capaian pembelajaran kepada masyarakat, sebelum ada pedoman dan pasca-model online learning yang dilaksanakan di seluruh tingkatan pendidikan.

“Karena masyarakat, khususnya orang tua siswa, perlu mengetahui apa saja yang sudah dilakukan dan seperti apa hasilnya? Apakah sudah merata sebarannya di seluruh jenjang sekolah di wilayah Kota Bogor, misal di perbatasan, setelah pemasangan wifi publik ini,” ujar politisi PPP itu.

Baca Juga  Ratusan Ribu Siswa Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Lombok

Maka, kata dia, pemasangan wifi publik harus dikontrol, misalnya ketersediaan perangkat untuk belajar online dari siswa. Sebagai salah satu indikator tingkat keberhasilan program pedomana PJJ dan wifi publik.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar standar pencapaian hasil pembelajaran dapat dipertanggungjawabkan. Pemkot pun harus memastikan semua guru paham dengan metode PJJ dan memiliki kemampuan teknologi dan mampu mnyelenggarakan pembelajaran online seperti dalam pedoman PJJ.

ASB, panggilan akrabnya pun mengingatkan agar Pemkot Bogor lebih berhati-hati karena sepertiga jumlah penduduk kota adalah anak-anak. Oleh karena itu, evaluasi pencapaian pembelajaran di seluruh tingkatan pendidikan selama masa pendemi dan pasca harus jelas tolak ukurnga.

Baca Juga  Setelah Lansia, 77.651 Pelayan Publik di Bogor bakal Dijatah Vaksin Booster

“Bagaimana mekanisme penilaian akhir tahun ajaran dan seperti apa. Penilaian akhir semester. Hal itu perlu disosialisasi,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.