Bapenda Jabar bakal Buka Outlet PKB di Parungpanjang

by -

METROPOLITAN – Di tengah pandemi Covid-19, Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Badan Penda­patan Daerah (Bapenda) Pro­vinsi Jawa Barat (Jabar) terus mendorong peningkatan pajak. Termasuk menarik pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Bapenda Provinsi Jabar Hening Widiatmoko mengatakan, Pemkab Bogor sudah membantu memfasi­litasi adanya outlet pembay­aran PKB di Parung dan Jong­gol. “Rencananya outlet serupa juga akan hadir di Parungpanjang karena po­tensi pajak di kawasan ini cukup besar,” terangnya.

Menurutnya, potensi pajak kendaraan bermotor di Jabar sangat besar. Ada 17 juta unit kendaraan bermotor di Jabar, tapi hanya 11 juta unit yang rutin melapor tiap tahun. Itu pun tidak semua taat bayar pajak,” kata Widiatmoko.

Sementara di Kabupaten Bogor, ada 1,6 juta unit ken­daraan bermotor yang beredar. Potensi pajak dari kendaraan bermotor ini sangat besar jika bisa dimaksimalkan.

“Dengan potensi yang luar biasa besar, kami berharap pemangku kepentingan lain­nya di Kabupaten Bogor bahu-membahu mendukung, me­nyukseskan berbagai inovasi layanan dan kreativitas yang sudah ada serta program in­tensifikasi dan ekstensifikasi yang sudah disepakati ber­sama,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bappenda Jabar dan Pemkab Bogor juga akan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di seluruh Kabupa­ten Bogor menjadi titik pem­bayaran PKB sehingga masy­arakat tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk membayar pajak. Nanti BUMDes bisa kerja sama dengan Bank BJB. BUMDes bisa mendapatkan fee dari setiap transaksi,” pa­parnya.

Widiatmoko berharap Co­vid-19 segera menghilang sehingga ekonomi berjalan normal kembali, tingkat ke­mampuan masyarakat juga meningkat. “Meskipun Co­vid-19 masih mengancam, kita mendorong masyarakat untuk tetap memiliki kepe­dulian dan komitmen yang tinggi dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak baik PKB maupun PBB,” jelas Widiatmoko.

Menurutnya, pajak ken­daraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapa­tan yang berkontribusi signi­fikan terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah. “Pem­kab Bogor senantiasa men­dukung upaya Pemprov Jabar dalam meningkatkan pelaya­nan PKB di wilayah Kabupa­ten Bogor berdasarkan pera­turan perundang-undangan,” kata Iwan.

Ia menambahkan, perjanjian kerja sama ini merupakan upaya mengoptimalkan pe­nerimaan pendapatan darah dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membay­ar pajak. “Saya atas nama Pemkab Bogor mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar, khususnya Bapenda Provinsi Jabar atas terbangun­nya kerja sama ini sebagai implementasi langkah ope­rasional bersama untuk men­goptimalkan penerimaan pendapatan daerah,” pung­kasnya. (bdn/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *