Buntut Anggota DPRD Kota Bogor Positif Covid-19, 16 Anggota Dewan Dites Swab

by -

METROPOLITAN.id – Terungkapnya seorang anggota DPRD Kota Bogor yang terpapar positif Covid-19, berbuntuk panjang. Dari penelusuran yang dilakukan, tercatat ada 31 orang yang kontak erat dan mesti menjalani tes swab.

Dari jumlah itu, terdiri dari orang-orang yang beraktifitas di gedung DPRD Kota Bogor dan kontak erat diluar DPRD Kota Bogor.

“Tes swab kepada mereka yang punya riwayat kontak erat, dari anggota DPRD maupun staf Sekretariat DPRD (Setwan), dengan yang bersangkutan. Total yang menjalani tes swab berjumlah 31 orang,” kata Atang kepada para pewarta di Balai Kota Bogor, Selasa (29/9).

Ia menambahkan, dari penelusuran awal ada 21 nama, baik anggota DPRD maupun staf sekretariat dewan, dan hari ini bertambah yang mengikuti tes swab menjadi 31 orang. Penambahan dari interaksi diluar kantor DPRD. Dari jumlah itu, tak kurang ada 16 orang anggota DPRD yang kontak erat, plus lima orang staf setwan.

Ia menambahkan, pihaknya juga membebastugaskan untuk sementara kepada orang-orang yang memiliki kontak erat langsung dengan anggota DPRD terkonfirmasi positif Covid-19. Serta melakukan tugas secara virtual

“Dan 16 anggota DPRD yang kontak erat, plus lima staf setwan sudah diminta untuk tidak hadir di kantor DPRD dan melakukan tugasnya secara virtual,” tandasnya.

Meski begitu, ia memastikan aktifitas di kantor DPRD tidak akan ditutup secara total. Sebab, banyak agenda yang mesti diselesaikan oleh DPRD dan Pemkot Bogor, termasuk pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diselesaikan seperti penerimaan surat aspirasi warga.

“Kita sedang pembahasan maraton untuk penyelesaian APBD-P. Tapi nggak seperti biasanya, rapat secara langsung kehadiran fisik, akan dikombinasikan untuk rapat secara virtual,” tandas politisi PKS itu.

Sebelumnya, setelah Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menyatakan dirinya terkena positif Covid-19, kali ini muncul kabar bahwa anggota legislatif dari tetangga sebelah, yakni DPRD Kota Bogor yang disebut-sebut juga terpapar positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengungkapkan berdasarkan hasil penelusuran sementara, anggota DPRD yang terkonfirmasi Covid-19 diduga terpapar saat junjungan kerja (kunker) ke luar kota.

“Laporannya perjalanan kunker luar kota, yang kontak erat dites swab,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *