Cerita Nur Mengajar Anaknya Belajar Daring Sambil Berjualan, Kuota Internet Membengkak

by -

METROPOLITAN.id – Di tengah bisingnya suara kendaraan dan teriknya matahari, Nurheri (40) telaten mengajarkan putranya belajar secara daring.

Sesekali perempuan yang karib disapa Nur itu melayani pembeli di lapak warungnya saat mengajar.

Siang itu sekitar pukul 14.00 WIB, Nur sedang mengajar pelajaran PKN. Ia membacakan soal dan putranya menuliskan jawaban.

Di depan lapak warungnya di samping Halte Bus Trans Pakuan di Jalan Cidangiang, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Nur menceritakan alasan dirinya mengajar putranya sambil menjaga warung.

“Di sini biar ada yang ngajarin, kalau di rumah kan gak ada orang, saya harus jaga warung,” katanya kepada Metropolitan, Rabu (2/9).

Baca Juga  Bank Kota Bogor Cari Nasabah TAWA

Lanjutnya, selama putranya belajar daring, ia selalu mengajak anaknya belajar di depan lapak warungnya.

“Kalau di rumah ya belajarnya malem, kasihan dia sudah ngantuk. Jadi mending siang-siang aja di sini sambil temenin saya jaga warung,” tutur Nur.

Sudah sekitar empat bulan putranya belajar daring. Ia membantu putranya menyelesaikan tugas-tugas dari sang guru. Tentu, pengeluaran untuk kuota internet yang dipakai membengkak.

Biasanya sebelum ada belajar daring, ia hanya menghabiskan kuota sekitar 15 gb per bulan atau sekitar 70 ribu. Namun, setelah diberlakukan belajar jarak jauh ini, pengeluaran untuk kuota internetnya menjadi Rp 160 ribu.

“Ya berat yah, jadi dua kali lipat biaya untuk beli kuota. Tapi kemarin sudah di data katanya mau ada bantuan kuota 30 gb per bulan. Semoga aja terealisasi,” tutup Nur. (Cr3/c/fin)

Baca Juga  51 Nakes Positif Corona Hasil Rapid Test, RSUD Kota Bogor Tutup Layanan Rawat Jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *