Cerita Warga Terseret Longsor Saat Melintas di Jalan Desa Pancawati Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Jerit tangis Anggun (9) dan teriakan minta tolong dari Erni (27) memecah suara hujan deras yang mengguyur Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Senin (21/9) petang.

Anggun beserta enam orang lainnya menjadi korban longsor yang sempat menutup akses jalan di RT 2/12 Kampung Ciapare, yang menjadi akses menuju pabrik Pristine.

Anggun terseret sejauh tujuh meter dari jalanan utama yang berada dibawah lokasi wisata Kopi Daong yang masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu.

Material longsor berupa tanah merah dan pohon-pohon yang berada di tebingan, menyeret Anggun yang tengah melintas menggunakan sepeda motor dibonceng oleh Emi yang hendak pulang setelah berenang di kawasan Tapos.

Anggun beserta enam orang lainnya pun langsung dievakuasi oleh warga sekitar. Proses evakuasi berjalan dramatis, warga harus memotong beberapa tangkal pohon yang menimpa korban.

Selama proses evakuasi, diketahui salah satu rekan Anggun, Eva (13) mengalami luka sobek dibagian dahi dan Kiranti mengalami patah pada bagian hidungnya.

Sehingga warga berinisiatif untuk membawa korban luka-luka itu ke RSUD Ciawi agar sesegera mungkin mendapatkan pertolongan.

“Saat ini semua korban sudah dipulangkan ke rumahnya dengan keadaan selamat,” ujar Kepala Desa Pancawati, H. Ikbal kepada Metropolitan.

Lebih lanjut, Ikbal menuturkan kepada Metropolitan.id, adapun korban yang berhasil didata oleh pihak Desa diantaranya adalah Emi, Anggun, Acep (30), Wita (14), Upik (19), Eva dan Kiranti.

“Semuanya warga sekitar, mereka kebetulan lewat pas kejadian, jadi memang tidak bisa dihindarkan,” jelas Ikbal.

Ikbal menceritakan, sebelum terjadi longsor, wilayah RT 02/12 Kampung Ciapare, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, sudah diguyur oleh hujan sejak 15.30 WIB.

Satu jam berselang, longsor setinggi 10 meter pun terjadi dan nahas diwaktu yang bersamaan terdapat empat unit motor yang dikendarai oleh warga melintas yang mengakibatkan motor beserta pengendaranya terseret longsor sejauh tujuh meter.

Menurut Ikbal, kejadian longsor di akses jalan ini memang kerap terjadi jika hujan dengan intensitas lebat mengguyur kawasan Desa Pancawati.

“Memang sudah sering terjadi disini kalau hujan lebat, karena diatasnya kan ada aliran air untuk masyarakat. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkab untuk menanggulangi masalah ini,” jelas Ikbal. (dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *