Debt Collector Berulah, Pemilik Motor Ditonjok Karena Ogah Ditarik

by -

METROPOLITAN.id – Seorang warga Gunungputri, Bogor dianiaya debt collector saat menolak motornya ditarik paksa, Rabu (2/9). Korban bernama M Aulia mengalami luka di bagian wajahnya.

Kepada Metropolitan.id, Aulia menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya. Saat itu sekitar pukul 11.20 WIB, ia baru tiba di minimarket di depan Vila Nusa Indah 2, Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Tiba-tiba, ia diadang empat orang menggunakan dua sepeda motor.

“Saya dipepet dua motor, isinya empat orang berbadan besar semua. Mereka memaksa meminta kunci motor saya, saya nggak kasih, dan mereka mengatasnamakan leasing,” kata Aulia saat dihubungi, Jumat (4/9).

Aulia awalnya meminta surat tugas penagihan. Memang, ia mengakui masih memiliki tunggakan dua bulan per 2 September kemarin.

Baca Juga  Pemkot Bogor Bangun 11 Taman Lagi

Anehnya, saat ingin membayar tanggal 27 Agustus laku, ia mengaku malah ditolak pihak leasing.

“Saya mau bayar tapi dari pihak leasing nggak bisa terima pembayaran saya. Dikarenakan data saya sudah masuk ke pihak eksternal katanya,” terangnya.

Aulia mengaku sempat mencoba berdialog dengan para penagih utang itu. Ia sempat diajak untuk menuju kantor Polsek Gunungputri. Dengan syarat, motornya dibawa oleh para debt collector.

Aulia menolak permintaan tersebut. Namun, para penagih utang justru tetap memaksa. Adu mulut pun tak terhindarkan.

“Saat saya bilang ‘ayo kita ke polsek” salah satu dari mereka tiba-tiba mukul saya di bagian bibir. Setelah saya mau lari minta tolong, dipukul lagi kedua kalinya di bagian pipi kanan dekat hidung,” tutur Aulia.

Baca Juga  Persija Bertandang ke Bogor, TNI-Polri Siaga di Area Stadion Pakansari

Beruntung, warga yang berada di dekat lokasi kejadian langsung mengejar pelaku. Para debt collector pun berhasil kabur.

Atas peristiwa itu, Aulia mengalami luka lebam di pipi dan bibirnya sobek. Ia lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Gunungputri. Hasil visum dan rekama CCTV jadi bukti.

Terpisah, Kapolsek Gunungputri, Kompol Andriyanto mengaku pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

“Sedang dalam pengembangan,” singkatnya. (Cr3/c/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.