Diguyur Hujan Es, Ratusan Rumah di Dramaga Rusak

by -
ADE/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Angin kencang disertai fenomena alam hujan es batu yang me­landa beberapa wilayah di Kabupaten Bogor pada Kamis (24/9), membuat ratusan ru­mah warga di 04 RW, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, rusak se­dang dan berat.

Warga Desa Petir, Umar (45), mengatakan, saat kejadian itu langit terlihat mendung hitam. Lalu hujan disertai es batu disusul angin kencang yang langsung menghempas be­berapa bangunan dan pohon tumbang.

”Awalnya langit terlihat men­dung dan turun hujan es batu, disusul angin kencang dan hujan deras. Saya langs­ung kumandangkan azan, istighfar sama anak dan kelu­arga karena anginnya begitu kencang, atap asbes rumah saya beterbangan,” ujar Umar.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Petir, Sukardi, men­gatakan, pasca kejadian ang­in puting-beliung ada 131 bangunan milik warga rusak. Sebagian besar rumah yang rusak di bagian atap. ”Ada 131 rumah yang rusak akibat angin kencang. Di antaranya 20 rumah rusak ringan dan 101 rumah warga rusak ring­an,” ungkapnya.

Sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Mus­pika Kecamatan Dramaga dan BPBD Kabupaten. ”Penda­taan masih terus dilakukan dan sampai saat ini dikhawa­tirkan masih ada rumah warga yang belum terdata,” katanya.

Sukardi berharap bantuan Pemkab Bogor segera datang. Mengingat warga yang ter­kena musibah sangat mem­butuhkan bantuan logistik. Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga yang ru­mahnya di area tebing dan rawan terjadi bencana alam agar waspada ketika terjadi hujan lebat. ”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ban­tuan yang dibutuhkan selain bahan makanan juga mate­rial bangunan untuk mem­perbaiki rumah warga yang rusak,” katanya.

Terpisah, Camat Dramaga, Ivan Pramudia, menuturkan, bencana alam angin kencang menyebabkan rumah warga di tiga desa rusak. Namun pa­ling banyak rumah warga yang rusak terjadi di Desa Petir. Selain itu, ia juga menginstruk­sikan kepala desa mendata dan melaporkan rumah warga yang rusak akibat angin kencang ke BPBD agar bisa cepat dibantu. ”Di Desa Petir hampir seratus rumah yang rusak, Desa Pur­wasari ada lima rumah yang rusak dan Desa Sukadamai masih mendata,” tukasnya. (ads/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *