DPRD Bogor Sayangkan Aksi Brutal Satpol PP Saat Halau Demo Mahasiswa

by -

METROPOLITAN.id – Kericuhan yang terjadi antara mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Bogor dengan aparat Satpol PP Kabupaten Bogor saat aksi di depan gerbang Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (17/9), menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bogor. Musababnya, cara aparat membubarkan aksi dinilai represif dan cenderung brutal.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Heri Aristadi mengatakan, aksi kekerasan saat pembubaran aksi tak layak dilakukan dengan alasan apapun.

Seharusnya, petugas mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis.

“Ini mencoreng nama baik kita bersama dan harus jadi perhatian serius. Menyampaikan pendapat itu menjadi hak, kalaupun harus dibubarkan ya dengan cara yang baik. Ini kan malah jadi contoh buruk,” kata Heri.

Rencananya, pihaknya akan memanggil Satpol PP Kabupaten Bogor untuk memberi penjelasan soal aksi yang kemudian viral di media sosial tersebut.

Baca Juga  FIFA 17 vs PES 2017, Siapa yang Keluar Sebagai Jawara?

Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Bogor ini berharap aksi serupa tak terulang kembali di kemudian hari. Satpop PP juga diminta melakukan evaluasi dan pembenahan.

“Aparat negara jangan mengesankan sebagai sosok yang arogan. Ini yang kemudian menjadi PR ke depannya. Saya berharap kejadian seperti ini tak terulang,” tandasnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor di depan gerbang Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor berujung ricuh.

Massa aksi sempat baku hantam dengan petugas Satpol PP Kabupaten Bogor yang mengamankan aksi.

Kericuhan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, massa aksi menuntut soal polemik dugaan maladministrasi proyek pembangunan di salah satu RSUD.

Baca Juga  Gay Di Bogor Capai 5.966 Orang, Sebagian Masih Bocah

Mulanya, para mahasiswa terlibat adu dorong dengan aparat di pintu gerbang kantor bupati. Tak berselang lama, sejumlah aparat Satpol PP dan Polisi ramai-ramai keluar dari dalam gerbang mendekati para mahasiswa di luar gerbang.

Saat di luar gerbang, kericuhan pun tak terhindarkan. Baku hantam antara massa aksi dan petugas Satpol PP Kabupaten Bogor terjadi.

Bahkan, video pembubaran aksi oleh anggota Satpol PP tersebut langsung viral di grup-grup WhatsApp. Musababnya, cara mereka membubarkan massa terkesan sadis.

Yang paling menyita perhatian, ada salah satu anggota Satpol PP yang melayangkan ‘tendangan terbang’ ke salah satu massa aksi hingga tersungkur. Tak sampai di situ, anggota Satpol PP masih terus berusaha memukuli pendemo tersebut.

Baca Juga   Delon Geram Lagunya Dibajak

“Kita cukup kecewa dengan aparat hari ini terkesan refresif,” kata Korlap Aksi, Badru Tamam.

Menurutnya, ada salah satu rekannya yang ditahan usai kericuhan tersebut.

“Anggota kita masih tertahan di dalam, sampai berdarah-darah,” ungkapnya.

Saat dikonformasi, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah belum memberikan tanggapan terkait aksi tersebut hingga berita ini diturunkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *