Driver Ojol Babak Belur Dijotos Debt Collector

by -

METROPOLITAN – Di tengah pandemi Covid-19, aksi pe­rampasan sepada motor oleh debt collector kian marak di Kabupaten Bogor. Tidak hanya merampas paksa kendaraan debitur, mereka juga melaku­kan penganiayaan. Seperti yang menimpa Muhamad Aulia (24), driver Gojek asal Gunungputri, Kabupaten Bo­gor. Wajah sang driver pun babak belur. Bibirnya sobek akibat pukulan.

Aulia mengaku babak belur dipukuli debt collector di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bo­gor. “Iya, saya baru mau narik penumpang. Beli minum dulu di minimarket Jalan Bo­jongkulur. Tiba-tiba saya disamperin empat orang debt collector,” katanya.

Tak hanya itu, debt collector tersebut juga mencoba me­rampas. Driver ojol Gojek tersebut dibentak dan diani­aya. “Saya hanya minta surat kuasa penarikan. Tapi malah dibentak. Terus diajak ke pol­sek, saya mau. Tapi maksa ingin bawa motor, saya tidak kasih terus dipukul,” kisahnya.

Baca Juga  Diskon Ojol Di Hapus Bulan Ini

Tidak sekali, driver ojol Go­jek itu juga berkali-kali dipu­kul hingga bibirnya sobek dan hampir pingsan. “Saya minta tolong warga, debt collector pergi,” tuturnya. Driver ojol Gojek itu langsung melapor­kan penganiayaan dan pe­rampasan tersebut ke Polsek Gunungputri. “Saya sudah laporkan. Semoga segera dit­indak, kasihan, apalagi kalau ini menimpa perempuan,” tuturnya. Sementara itu, Ka­polsek Gunungputri, Kompol Andriyanto, membenarkan adanya laporan dari driver ojol tersebut. Selanjutnya polisi akan melakukan penyeli­dikan. “Iya betul,” singkatnya. (ogi/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *