Hanya Delapan Daerah Masuk Draf Pinjaman PEN Kemenkeu, Salah Satunya Kota Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Dalam paparan draf Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu, menyebutkan bahwa pemerintah pusat menyiapkan pinjaman dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk pemerintah daerah, sebesar Rp10 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

Pinjaman ini dimaksudkan untuk membantu daerah-daerah terdampak pandemi Covid-19 serta mendukung kelanjutan program PEN di daerah tersebut. Berdasarkan data Kementerian Keuangan terkait surat usulan pinjaman dari daerah per 13 September lalu, rupanya sudah ada delapan daerah, baik pemerintah provinsi (pemprov) ataupun kota/kabupaten yang telah mengusulkan jumlah pinjaman.

Untuk pemprov, diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Sedangkan daerah tingkat kota/kabupaten yang ajukan pinjaman yakni Kota Bogor dan Probolinggo.

Baca Juga  Bogor Ngaos dan Sanlat Jadi Program Khusus di SDN Siliwangi Cigombong

Dengan rincian, DKI Jakarta mengajukan pinjaman untuk 2020 sebesar Rp3,26 triliun dan tahun 2021 sebesar Rp 9,42 triliun. Total usulan pinjaman mencapai Rp 12,69 triliun.

Lalu Provinsi Jawa Barat yang mengajukan pinjaman sekitar Rp 1,81 triliun di tahun 2020 dan Rp 2,09 triliun untuk di tahun 2021. Sehingga total usulan pinjaman mencapai Rp 3,91 triliun.

Kemudian Provinsi Banten mengajukan pinjaman sekitar Rp 856,27 miliar di tahun 2020 dan Rp 4,13 triliun untuk tahun 2021. Sehingga total pinjaman yang diajukan sekitar Rp 4,99 triliun.

Setelah itu, Provinsi Gorontalo mengajukan pinjaman sebesar Rp 1,54 triliun untuk tahun 2020 dan 2021.

Lalu Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan pinjaman sebesar Rp 1,95 triliun untuk tahun 2020 dan Rp 1 triliun di tahun 2021. Total usulan pinjaman mencapai Rp 2,95 triliun.

Baca Juga  Besok, Calon Direksi Anyar Perumda Tirta Pakuan Diumumkan

Kemudian Provinsi Sulawesi Utara yang mengajukan pinjaman sekitar Rp 988,66 miliar tahun 2020 dan Rp 37,34 miliar di tahun 2021. Sehingga total pinjaman menjadi Rp 1,02 triliun.

Terakhir, Kota Bogor yang juga mengajukan pinjaman PEN cukup besar dan setara ajuan pinjaman daerah tingkat provinsi, yakni sebesar Rp 2,05 triliun dan Kota Probolinggo dengan total usulan pinjaman ‘hanya’ Rp 138,58 miliar.

Seluruh usulan dana pinjaman PEN ini akan digunakan untuk pengembangan dan peningkatan infrastruktur ke masing-masing daerah serta mendorong kegiatan pemulihan ekonomi di tahun 2021 nanti.

Staf Khusus Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo mengatakan anggaran PEN ke daerah senilai Rp 10 triliun di tahun 2021 masih belum final pembahasannya, sehingga kemungkinan anggaran tersebut bisa ditambah atau dikurangi.

Baca Juga  Kota Bogor Butuh 200 Nakes, Baru Terpenuhi 20 Orang

“Untuk dana pinjaman ke daerah tahun 2021 belum bisa dijawab karena angkanya masih bergerak dan belum final pembahasannya dengan DPR,” kata Yustinus seperti dikutip dari KONTAN, Minggu (20/9). (ktn/ryn)

Pemerintah Daerah yang Ajukan pinjaman PEN :
1. Pemprov DKI Jakarta : Rp12,69 T
2. Pemprov Jawa Barat : Rp3,9 T
3. Pemprov Banten : Rp4,9 T
4. Pemprov Gorontalo : Rp1,54 T
5. Pemprov Sulsel : Rp2,95 T
6. Pemprov Sulut : Rp1,02 T
7. Kota Bogor : Rpp2,05 T
8. Kota Probolinggo : Rp138 M

Leave a Reply

Your email address will not be published.