Marissa Hutabarat, Dari Pengacara sampai Jadi Hakim Pertama di Amerika

by -
Foto : VOA

Indonesia patut berbangga diri. Salah satu hakim di Amerika Serikat (AS) merupakan seorang wanita keturunan Indonesia bernama Marissa Hutabarat. Ia resmi terpilih menjadi hakim di pengadilan perdata New Orleans, Lousiana, Amerika Serikat.

MARISSA bisa dibilang sebagai diaspora Indo­nesia pertama yang menjadi hakim di Pengadilan Amerika Serikat (AS). Musababnya, belum pernah tercatat ada diaspora Indonesia jadi hakim perdata di AS.

Saat diwawancarai VoA Indonesia, Marissa mengaku bangga bisa terpilih jadi Hakim di New Orleans. Ia berjanji akan bertugas sebaik-baiknya. ”Saya ingin melayani masyarakat sebaik-sebaiknya,” kata Ma­rissa. ­

Darah Indonesia berasal dari ayah Marissa Hutabarat, sedangkan ibunya keturunan Tionghoa asal Thailand. Ma­rissa mengaku nilai-nilai bu­daya Indonesia yang menekan­kan pentingnya peran kelu­arga tertanam sejak ia masih kecil.

“Nenek saya dari Indonesia dan ayah saya berasal dari Indonesia walaupun besar di Amerika. Namun yang saya pelajari dari budaya Indone­sia adalah betapa pentingnya keluarga itu,” ucap Marissa.

“Opung saya mengajari ba­hasa Batak sedikit. Saya agak malu karena tidak belajar bahasa Indonesia, tapi saya berencana akan belajar supaya cukup mengerti,” sambungnya.

Rasa terima kasih tak lupa ia ucapkan saat terpilih men­jadi pejabat penting di salah satu negara bagian AS itu. Melalui Facebook-nya @ma­rissaforjudge, ia menyatakan dirinya siap mengemban tu­gas sebagai hakim di New Orleans.

”Saya akan bekerja tanpa lelah untuk melayani Anda dengan baik dan membuat Anda bangga. Terima kasih atas kehormatan ini,” tulisnya.

Sementara itu, berdasarkan laman daring marissafor­judge.com, Marissa adalah sarjana hukum dari Loyola University New Orleans pada 2010. Sebelum menjadi hakim, Marissa tercatat sebagai peng­acara pada firma Glago Wil­liams, LLC.

Selama menjadi pengacara, Marissa banyak melakukan litigasi kasus malapraktik medis, dan asuransi. Kini ia resmi terpilih menjadi hakim di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, lewat pe­milu lokal yang digelar 15 Agustus 2020. (kom/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *