Ngeri, Kasus Positif Corona di Kabupaten Bogor Tembus 1000 Orang Lebih

by -

METROPOLITAN.id – Jumlah kasus positif virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bogor terus bertambah. Per hari ini, Selasa (8/9), 30 orang terkonfirmasi positif. Penambahan tersebut membuat jumlah positif tembus di angka 100.000 orang lebih.

Hingga Selasa (8/9) pukul 19.00 WIB, total kasus positif corona di Kabupaten Bogor mencapai 1012 orang. 605 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara 39 lainnya meninggal dunia.

“Sembuh 605 orang, meninggal 39 orang, konfirmasi aktif 362 orang, probable meninggal 187 orang, pindah alamat ke luar Bogor 6 orang,” kata Bupati Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, Selasa (8/9).

Berikut rincian tambahan 30 kasus positif baru per Selasa (8/9):

Baca Juga  Soal Kades Nyawer Biduan, Ini Penjelasannya

1. Laki-laki 53 tahun, Jonggol
2. Perempuan 37 tahun, Jonggol
3. Laki-laki 39 tahun, Jonggol
4. Laki-laki 24 tahun, Jonggol
5. Perempuan 23 tahun, Jonggol
6. Laki-laki 41 tahun, Cibinong
7. Perempuan 22 tahun, Cibinong
8. Perempuan 6 tahun, Cibinong
9. Perempuan 21 tahun, Cibinong
10. Laki-laki 26 tahun, Ciomas
11. Laki-laki 35 tahun, Ciomas
12. Laki-laki 28 tahun, Babakanmadang
13. Laki-laki 29 tahun, Babakanmadang
14. Perempuan 22 tahun, Babakanmadang
15. Laki-laki 36 tahun Babakanmadang
16. Laki-laki 45 tahun, Bojonggede
17. Laki-laki 24 tahun, Bojonggede
18. Laki-laki 46 tahun, Bojonggede
19. Laki-laki, Bojonggede
20. Perempuan 25 tahun, Pamijahan
21. Perempuan 24 tahun, Cibungbulang
22. Perempuan 24 tahun, Rancabungur
23. Laki-laki 30 tahun, Tanjungsari
24. Laki-laki 24 tahun, Kemang
25. Perempuan tahun, Kemang
26. Laki-laki 25 tahun, Caringin
27. Perempuan 24 tahun, Dramaga
28. Laki-laki 41 tahun, Klapanunggal
29. Laki-laki 49 tahun, Citeureup
30. Laki-laki 25 tahun, Gunungputri

Baca Juga  Maura Magnalia Madyaratri

Selain penambahan 30 kasus positif baru, ada 32 tambahan kasus sembuh.

Sementara itu, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah merincikan 30 tambahan kasus positif baru. 19 di antaranya berasal dari hasil pemeriksaan drive thru RS EMC. 7 hasil pemeriksaan di luar Kabupaten Bogor dan 4 hasil tracing puskesmas.

“Terdapat dua kluster keluarga yaitu dari Kecamatan Jonggol. Dua kluster tersebut berasal dari desa yang sama, Singajaya, tetapi RW berbeda dan satu kluster di perumahan dan lagi di masyarakat non perumahan. Kasus non perumahan bekerja di Kota Bekasi,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.