Pemdes Lumpang Salurkan Bansos, Penerimanya Mayoritas Janda

by -
DOK/BOGORONLINE

METROPOLITAN – Penerima bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari swadaya ma­syarakat Desa Lumpang, Ke­camatan Parungpanjang, Ka­bupaten Bogor, lebih besar disalurkan kepada para janda di wilayah desa setempat. Ber­dasarkan data laporan ketua RT se-Desa Lumpang, pene­rima bansos yang bukan dari Dana Desa (DD) sebanyak 1.124 orang dibagi yaitu janda 690 orang, anak yatim 372 dan disa­biltas 17 orang dan jompo 63 orang.

“Kami sebagai Pemerintah Desa Lumpang hanya mem­fasilitasi bantuan yang diberi­kan masyarakat untuk masy­arakat berupa sembako yang kami salurkan dibungkus berupa beras, mi instan dan minyak serta lain-lain,” kata Kepala Desa Lumpang, M Ro­dis Faisal, belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Caning itu mengaku akan terus meny­alurkan bansos yang bersum­ber dari swadaya masyarakat. “Iya, kita sudah komitmen bersama ketua RT, RW dan tokoh masyarakat akan terus menyalurkan bansos secara swadaya masyarakat yang di­fasilitasi Pemdes Lumpang ini bertujuan meringankan warga yang janda, anak yatim, disa­biltas dan jompo,” ujar Caning.

Selama pandemi Covid-19, warga penerima bansos di luar dari anggaran desa lebih besar untuk janda. Dari data laporan ketua RT, jumlah jan­da bertambah sepuluh persen dari data sebelumnya.

“Dari data laporan ketua RT dan setelah kita laksanakan penyaluran bansos dari swadaya masyarakat sebanyak 1.500 penerima. Namun warga ber­status janda mengalami pe­ningkatan sebesar sepuluh persen,“ terangnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 Andri menyambut baik kegia­tan swadaya masyarakat yang difasilitasi Pemdes Lumpang. Harapannya dapat meringan­kan beban mereka saat situasi pandemi. “Bagi saya kegiatan ini sangat bagus karena saat pandemi Covid-19 ini janda, anak yatim, disabilitas dan jompo pasti sangat membutu­hkan bantuan dari para der­mawan atau pemerintah,“ katanya.

Andri juga berharap bansos seperti ini bisa secara bertahap dilakukan untuk membantu warga yang benar-benar sang­at membutuhkan. “Saya kira bansos ini targetnya sudah tepat, karena momen pandemi Covid-19 dampaknya secara ekonomi. Dengan adanya ke­giatan bansos swadaya ini, mereka bisa sangat terbantu,” pungkasnya. (bo/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *