Pengamen Keluyuran di Bogor Nggak Pakai Masker

by -

METROPOLITAN.id – Tak kurang dari 22 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang sedang mengamen keluyuran di jalanan pusat Kota Bogor, digaruk Satpol PP Kota Bogor lantaran tidak memakai masker. Puluhan orang itu diamankan dan diberi sosialisasi protokol kesehatan di Balai Kota Bogor, Selasa (8/9).

Kepala Bidang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum-Linmas) Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto mengatakan,para PMKS sengaja diamankan karena kedapatan tidak menggunakan masker saat sedang mengamen.

“Kita lakukan operasi patroli penggunaan masker dan fokus menyasar PMKS. Mereka ini kedapatan tidak mengenakan masker makanya kita amankan,” katanya kepada Metropolitan.id saat ditemui di Balaikota Bogor, Selasa (8/9).

Baca Juga  Kurir Sabu Dijebak Polisi
Kepala Bidang Trantibum Linmas Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto.

Andry menjelaskan, tiga titik lokasi yang menjadi sasaran Satpol-PP hari diantaranya simpang Yasmin, Jalan Soleh Iskandar dan simpang Jambu Dua. Para PMKS yang terjaring ini lanjut Andry akan didata dan diberikan sosialisasi terkait penggunaan masker selama masa PSMBK.

“Rencana akan kita data dulu dan sosialisasikan terkait penggunaan masker. Mereka juga kami berikan masker gratis,” jelas Andry.

Jika dalam giat selanjutnya para PMKS ini kedapatan tidak mengenakan masker lagi, maka Satpol-PP akan memberikan sanksi tegas. Sanksi disesuaikan pelanggarnya, apakah sanksi sosial atau denda uang. Ke-22 orang PMKS yang dibawa ke Balai Kota Bogor kemudian diperbolehkan pulang. (dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *