Satpol PP Bidik Pedagang di Tiga Lokasi Ini

by -
HERY KARNADI KaSatpol PP Kota Bogor.

METROPOLITAN – Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kawasan kuliner terus digeber Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Ternanyar, pemkot mem­bentuk tim penataan PKL yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Koperasi UMKM dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

Pembentukan tim penataan PKL ini, menurut Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, sebagai bentuk keseriusan pemkot membenahi PKL yang selalu menjadi momok bagi penataan kawasan.

”Jadi tim ini kan sudah di­bentuk sejak lama. Cuma ke­marin kita rapat untuk pena­taan tiga kawasan yang men­jadi target utama kita untuk saat ini,” kata Dedie, Rabu (23/9).

Nantinya ketiga lokasi yang bakal dikeker jajaran Satpol PP Kota Bogor untuk dibersi­hkan dari PKL adalah Jalan Malabar (belakang PMI), Jalan Merdeka dan Jalan Batutulis.

Selain menata kawasan ter­sebut, pemkot juga berusaha meningkatkan marwah para pedagang, yang tadinya ada di pinggir jalan dipindahkan ke pasar rakyat dan dibantu untuk memiliki toko atau los.

”Jadi kan sejauh ini kita sudah berhasil merelokasi 90 titik PKL. Nah, tiga target ini menjadi target terakhir kami untuk 2020. Karena kami ingin serius me­nata kawasan, sekaligus me­naikkan marwah para PKL ini,” jelas Dedie.

Kasatpol PP Kota Bogor Agus­tian Syah mengaku sampai saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada para peda­gang yang rencananya akan direlokasi bulan depan ini.

Cara-cara preventif, menurut pria yang akrab disapa Demak itu, menjadi pilihan Satpol PP agar saat hari H relokasi, para pedagang mau membersihkan lapaknya sendiri dan menghin­dari adanya gesekan antara aparat dengan pedagang.

”Ya kita berusaha menghin­dari adanya gesekan ya. Ka­rena tiga lokasi ini, Malabar, Batutulis dan Merdeka kan cukup banyak PKL-nya. Jadi kita imbau sosialisasi dari se­karang,” ujar Demak.

Untuk kesiapan personel sendiri, sambung Demak, pi­haknya sudah menyiapkan sekitar 310 anggota. Nantinya dalam pelaksanaan tim akan dibagi tiga untuk menangani setiap titik PKL.

”Jadi personel Satpol PP di samping melaksanakan tugas utama penegakan protokol kesehatan selama pandemi ini, akan diturunkan full team dalam proses penataan ini,” tegasnya.

Terpisah, Direktur Utama Perumda PPJ Muzakkir menga­ku saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM terkait pendataan PKL yang renca­nanya akan direlokasi.

Berdasarkan perhitungan sementara, untuk PKL yang ada di Jalan Merdeka, pihak Perumda PPJ sudah meny­ediakan sebanyak 340 lapak.

”Jadi kita masih fokus yang di Merdeka dulu, nantinya mereka (PKL Merdeka, red) akan ditaruh di sekitaran Ma­war (Pasar Merdeka, red). Kita sudah siapkan 340 lapak,” jelas Muzakkir.

Muzakkir juga mengaku hingga kini pihaknya belum mampu menampung semua PKL yang ada di Kota Bogor. Namun di awal 2021 nanti, pembangunan pasar yang saat ini masih berproses.

Seperti Pasar Blok F dan Cumpok diperkirakan sudah selesai. Sehingga sisa PKL yang belum terelokasi bisa dimasuk­kan ke semua pasar rakyat. ”Jadi harapannya tiga tahun depan kita sudah bersih dari PKL dan dimasukkan ke pasar semua,” pungkasnya. (dil/c/ feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *