Sekolah Sehat Kota Bogor Jadi Percontohan Pemkot Semarang

by -
HUMAS PEMKOT

METROPOLITAN – Tim Pembina UKS/M Kota Bogor berbagi pengalamannya dengan Pemerin­tah Kota (Pemkot) Semarang melalui web seminar (webinar) yang digelar virtual di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Selasa (22/9).

Pada webinar ini pemaparan dilakukan langs­ung Ketua Tim Pembina UKS/M Kota Bogor Ade Sarip Hidayat didampingi Kepala Bagian Admi­nistrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Asep Kartiwa.

”Saya senang bisa bicara tentang UKS/M ke 780 kepala sekolah di Kota Semarang meski hanya melalui zoom,” ujar Ade.

Ade mengatakan, UKS/M menjadi hal menarik di Kota Bogor, mengingat Trias UKS merupakan langkah awal mewujudkan Kota Bogor menjadi kota sehat. Pihaknya menyadari kesehatan tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan (Dinkes) semata. Tetapi juga masyarakat, termasuk generasi muda Kota Bogor melalui UKS.

Untuk itu, Pemkot Bogor mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat (Germas) Bogor Sehat. Perwali ini kemudian diturunkan menjadi program Sekolah Ber-UKS, sekolah ramah anak dan model sekolah sehat.

”Dari 538 TK/RA/PAUD 95 persen sudah sekolah ber-UKS, di tingkat SD, SMP dan SMA sudah 99 persen sekolah ber-UKS, sementara pondok pesantren, panti asuhan, SLB sudah 73 persen sekolah ber-UKS,” sebut Ade.

Sekda Kota Bogor itu menuturkan, demi mewujudkan sekolah sehat, nyaman dan ber­prestasi di Kota Bogor, ada empat misi mengopti­malkan Trias UKS yang dilakukan melalui kebijakan yang dibuat. Mulai dari semua tim pembina UKS dan tim pelaksana UKS berfungsi di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota. (*/feb/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *